Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

KARAKTER MANUSIA ***Siklus Keimanan dan Ketaatan pada Perintah

Written By Ummu Marwah on Sabtu, 07 April 2012 | 23.48

                                 
Orang-Orang yang mengikuti petunjuk ALLAH,Akan lansung meyakini kebenaran ajaran-Nya tanpa ada keraguan sedikit pun menjalankan seluruh perintah-Nya dengan penuh keikhlasan.Dari sini muncullah dua siklus iman,yaitu membenarkan setiap ajaran yang datang dari ALLAH (tashdiqul khabar)dan taat pada semua aturan(tha'atul amr).Dengan demikian,di perlukan sikap untuk tetap menjaga keimanan dari segala sesuatu yang meragukan yang dapat merusak kesempurnaan iman serta tidak melukai wajah keimanannya yang dapat menghambat kepatuhan dalam menjalankan segalah perintah.Untuk itu di butuhkan empat hal:1)Membenarkan segalah sesuatu yang datang dari ALLAH,2)Bersungguh-sungguh dalam memerangi hal-hal yang meragukan(syubuhat)atau bujukan-bujukan setan yang mengajak pada kemungkaran,3)patuh pada segalah perintah,4)bersungguh-sungguh dalam menahan diri agar dapat menghindarkan diri dari syahwat(hawa nafsu) yang dapat memalingkan seseorang dari kepatuhannya kepada ALLAH.Syubuhat dan syahwat adalah dua akar kerusakan bagi seseorang yang akan mendatangkan kecelakaan di dunia dan di akhirat.Sebaliknya,tashdiqul khabar dan tha'atul amr adalah dua akar kebahagiaan yang akan mendatangkan kesejahteraan di dunia dan di akhirat.Oleh karena itu,setiap orang dikaruniai dua kekuatan,yaitu daya pikir serta daya berkeinginan dan cinta.jika daya pikir harus disertai dengan ilmu pengetahuan dan cara menyampaikan,maka daya berkeinginan harus di sertai dengan niat dan perbuatan.jika syubhat merusak daya pengetahuan,maka syahwat akan merusak keinginan yang keras.Dua-duanya akan tetap bercokol di dalam diri seseorang,kecuali ia berusaha untuk menghilangkannya dari dalam dirinya. Untuk itu jauh-jauh sebelumnya,ALLAH telah membersihkan Rasulullah dari hal-hal yang dapat merusak kesempurnaannya sebagai nabi.ALLAH berfirman,"Demi bintang ketika terbenam,kawanmu(Muhammad)tidak sesat dan tidak pula keliru."(QS An-Najm[53];1-2)kata "tidak sesat"dalam ayat tersebut untuk menyatakan bahwa Rasulullah adalah nabi yang telah mencapai kesempurnaan ilmu pengetahuan dan perbuatan karena beliau adalah teladan terbaik bagi setiap makhluk.Rasulullah menganjurkan kita untuk mengikuti segalah perbuatannya dan hal-hal lain yang telah di praktikkan oleh para khalifah,setelah beliau wafat.Turmudzi meriwayatkan bahwa Rasulullah saw.bersabda,"berpegang teguhlah kalian pada ajaranku dan ajaran-ajaran para khulafaur Rasyidin setelahku."(HR Ahmad,Turmudzi,Abu Daud,Ibnu Majah,dan Hakim).Orang yang dibri petunjuk adalah orang-orang yang tidak tersesat,tidak mudah terpedaya,dan tidak terkena bujuk rayu.

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami