Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

***METODE SETAN MENYESATKAN MANUSIA MENURUT AL-QUR’AN DAN HADITS***

Written By Ummu Marwah on Senin, 09 April 2012 | 01.24

Oleh Ummu Marwah 24 Agustus 2011








                                           بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم


Setan tidak datang kepada manusia dengan berkata:”Tinggalkan perbuatan baik itu,lakukanlah perbuatan buruk ini;agar anda celaka di dunia dan di akhirat.Karena jika hal itu dia lakukan,maka tidak ada seorangpun yang menurutinya.Tetapi dia menempuh berbagai jalan yang banyak untuk menipu hamba ALLAH.



JALAN JALAN SYETAN :


1) menghiasi kebatilan
Ini adalah metode yang ditempuh setan sejak dulu hingga sekarang untuk menyesatkan hamba ALLAH. Dia tampakkan kebatilan seakan-akan haq,dan dia tampakkan yang haq seakan-akan batil.Dia selalu mempengaruhi manusia untuk menyukai kebatilan dan membenci yang haq,



sehingga orang itu terdorong berbuat kemungkaran dan menjahui kebenaran.Sebagaimana ucapan setan laknat itu dihadapan Tuhannya:

”IBLIS BERKATA:”YA TUHANKU,OLEH SEBAB ENGKAU TELAH MEMUTUSKAN BAHWA AKU SESAT,PASTI AKU AKAN MENJADIKAN MEREKA MEMANDANG BAIK [PERBUATAN MAKSIAT]DI MUKA BUMI,DAN PASTI AKU AKAN MENYESATKAN MEREKA SEMUANYA.KECUALI HAMBA-HAMBA ENGKAU YANG MUKHLIS DIANTARA MEREKA.”   [QS.AL-HIJR:39-40]

Dalam masalah ini,Ibnu al-Qoyyim berkata:” Di antara tipu dayanya adalah dia selalu menyihir akal manusia sehingga gampang dikelabuhi,dan tidak ada yang selamat dari sihirnya kecuali yang ALLAH kehendaki.Dia hiasi kepada orang tersebut perbuatan yang mencelakakan dirinya,sehingga orang itu mengira seakan-akan itulah perbuatan yang paling berguna.Dia pun menjadikan orang tersebut menjauh dari perbuatan yang paling berguna,seakan-akan itu adalah perbuatan yang mencelakakannya.LAA ILAAHA ILLALLAH.



Betapa besarnya sihir ini bagi manusia,betapa banyak dia menghalangi antara hati seseorang ISLAM,IMAN DAN IHSAN.,,Betapa banyak kepalsuan yang telah dihiasi dan kesesatan yang di propagandakan menurut pandangan orang-orang yang kritis memahami.




Dialah yang menyihir akal hingga menjerumuskan pemiliknya dalam kubangan hawa nafsu yang bermacam-macam dan pendapat yang beraneka ragam.Dia campakkan mereka ke dalam jurang kehancuran demi kehancuran,dihiasi bagi mereka penyembahan terhadap berhala,memutuskan silahturrahim,penguburan hidup-hidup terhadap anak wanita,menikahi para ibu,dan masih banyak lagi cara-cara batil dan menjajikan kemenangan dan surga bagi mereka dengan kekufuran terhadap sifat-sifat ALLAH Ta’ala dan kesombongan.Serta kelancangan terhadap Kitab ALLAH dan pemalsuan dengan tameng mensucikan nama-Nya.Dia mengajak meninggalkan amar ma’ruf Nahi munkar dengan dalih kasih sayang terhadap sesama (valentinee day) dan menjaga etika, serta meninggalkan ajaran Rasulullah dengan dalil taklid dan cukup berpendapat dengan pendapat orang yang lebih mengetahui darinya,berbuat nifaq dan menjilat terhadap agama ALLAH dengan dalih logika mencari nafkah yang harus dilalui manusia ditengah masyarakat. [Di jelaskan dalam Kitab Ighotsatul Lahafan: 1/130]






Dengan cara inilah Iblis hampir berhasil menipu Adam Alaihissalam;ketika dia mengelabuhi bahwa larangan makan pohon yang telah ALLAH haramkan itu karena akan menyebabkan kekekalan di surga,atau menjadi malaikat.Sehingga Adam menuruti dan akhirnya dia keluar dari surga.Lihatlah para pendukung-pendukung setan saat ini,mereka menggunakan cara tersebut untuk menyesatkan manusia.





Propaganda kepada komunisme dan sosialsme,mereka katakana sebagai mazhab yang membebaskan manusia dari kebimbangan,keraguan,kesia-siaan dan kelaparan.Seruan kepada wanita untuk keluar dalam keadaan  berpakaian tetapi telanjang,dan dikatakan  sebagai kebebasan,seruan kepada dunia pertunjukan hina yang menginjak-injak kehormatan dan akhlak dan melanggar kehormatan dikatakan sebagai seni.Sementara itu seruan untuk berpegang teguh terhadap agama dikatakan sebagai kemunduran,kebekuan dan keterbelakangan dan kemudian menuduh para da’i sebagai orang gila dan antek-antek dari negeri barat dan timur.Semua ini,merupakan kepanjangan tangan dari jalan setan yang telah dia lakukan terhadap Adam sejak sekian lama,yaitu menghiasi kebatilan,memberi kesan indah dan memberi citra buruk kepada kebenaran dan membuat orang membenci kepadanya.
ALLAH berfirman:

”DEMI ALLAH,SESUNGGUHNYA KAMI TELAH MENGUTUS RASUL-RASUL KAMI KEPADA UMAT SEBELUM KAMU,TETAPI SETAN MENJADIKAN UMAT-UMAT ITU MEMANDANG BAIK PERBUATAN MEREKA[YANG BURUK].”   [QS.AN-NAHL:63]

Demi ALLAH,ini merupakan cara yang bahaya;karena jika kebatilan telah dihiasi di hadapan manusia,maka dia melihatnya,dan dia akan merealisasikan apa yang dianggap benar,meskipun disitulah terletak kehancurannya.
ALLAH berfirman:

”Katakanlah: Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya .”                                                                                                          (Q.S Al-Kahfi:103-104)

Mereka berupaya untuk menghalangi manusia terhadap agama Allah Ta’ala memerangi para pembela Allah Ta’ala:”Dan sesungguhnya setan-setan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.”           
(Q.S Az-Zuhruf:37)





Inilah sebabnya sehingga orang-orang kafir lebih mengutamakan dunia dan meninggalkan akhirat. Firman Allah Ta’ala:

”Dan Kami tetapkan bagi mereka teman-teman yang menjadikan mereka memandang bagus apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka.”                      
(Q.S Fuhshilat:25)

Yang dimaksud “teman-teman” itu adalah setan yang menghias segala perkara dunia di hadapan orang-orang kafir sehingga mereka mengutamakannya. Mereka serukan orang-orang kafir itu untuk mengingkari akhirat ,juga mereka hiasi perkara tersebut sehingga orang-orang kafir itu mengingkari adanya kebangkitan,hisab,surga dan neraka.




Menamakan Perkara Yang Diharamkan
Dengan Nama-nama Yang Disenangi
            Termasuk tipu daya setan terhadap manusia dan upaya manghiasi kebatilan adalah dengan memberi nama bagi perkara yang diharamkan yang merupakan kemaksiatan kepada Allah dengan nama-nama yang disenagi jiwa dengan tujuan menipu manusia dan memalsukan hakikatnya, sebagaimana setan menamakan pohon khuldi (pohon kekekalan) agar Adam memakannya.

“Setan berkata: Hai Adam, maukah  saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak binasa.”                                                                                                     

(Q.S Thaha:120)



Ibnu Qayim berkata bahwa diantaranya diwariskan para pengikutnya dengan memberikan nama bagi perkara yang diharamkan dengan nama-nama yang disenangi jiwa. Mereka menamakan Khamar dengan sumber kesenangan, menamakan zina dengan ketenangan sesaat, mereka namakan riba dengan mu’amalah (transaksi jual beli), sogokan dikatakan sebagai hak penguasa.
            Hari ini mereka menamakan riba dengan istilah bunga, nyanyian dan pertunjukan mereka namakan seni.






b) Melampaui Batas Dan Lalai

Ibnul Qayim berkata dalam masalah ini:
            Tidaklah Allah memerintahkan sebuah perkara, kecuali setan memiliki dua sisi; melalaikan (taqshir) atau melampaui batas (ifrath). Dia tidak peduli yang mana yang berhasil terhadap seorang hamba dari dua kesalahan tersebut. Dia datangi hati seorang hamba kemudian dia cari kelemahannya, jika didapatkan orang tersebut malas, lambat dan suka menunda maka dia masuk dari sisi ini (lalai), dibuatkan orang tersebut semakin malas dan pasif sehingga dia menjadi pemalas, lambat dan akhirnya patah semangat, lalu dia bentangkan sebagai pintu alasan, pengharapan dan lain sebagainya, sehingga akhirnya seorang hamba meniggalkan semua perintah yang ada.


Jika didapatkan orang tersebut sangat hati-hati, bersungguh-sungguh, penuh semangat dan gairah, maka dia tidak akan menghalanginya, justru dia perintahkan orang tersebut melampaui batas dalam kesungguhannya, dan diangankan bahwa hal tersebut tidak cukup bagimu, semangatmu lebih tinggi dari itu, selayaknya engkau lebih  tinggi dari orang-orang lain yang telah berbuat. Jangan tidur jika mereka tidur, jangan berbuka jika mereka berbuka, jangan loyo jika mereka loyo, jika mereka mencuci tangan dan mukanya tiga kali, engkau selayaknya mencucinya tujuh kali, jika dia berwuduh untuk shalat, maka semestinya anda mandi untuk itu, dan semacam itu dalam berbagai bentuk ifrath (tindakan melampaui batas).Orang tersebut digiring kepada sikap berlebih-lebihan dan melampaui batas dan keluar dari jalan yang lurus,sebagaimana orang pertama digiring kepada sikap lalai agar tidak dekat kepada-Nya. Fitnah ini telah banyak menimpa makhluk, dan jarang yang selamat di antara mereka kecuali orang yang telah mantap keimanannya dan memiliki kekuatan untuk melawannya serta mengambil jalan pertengahan,hanya kepada ALLAH kita memohon pertolongan. [Di jelaskan dalam Kitab Al-Wabil ash-Shoyyib: hal.19]



C.)Menyesatkan Seseorang Dari Sesuatu Yang Disukai.

Ibnu Qayyim berkata dalam masalah ini:Sesungguhnya setan merasuk ke dalam tubuh anak Adam lewat pembuluh darahnya hingga ia menyatu dalam dirinya.kemudian dia menanyakan apa yang disukainya dan berpengaruh bagi dirinya.Jika dia telah mengetahuinya dia akan menggunakannya untuk menyesatkan hambanya dengan masuk dari pintu tersebut.Dia pun akan memberitahu teman-temannya juga koleganya dari kalangan manusia.Maka,jika mereka menghendaki maksud-maksud buruk dikalangan manusia,mereka akan masuk dari sisi yang disenangi oleh manusia itu sendiri,karena itu merupakan pintu yang tidak dibuat seseorang tidak direndahkan bagi siapa yang memasukinya.Sedang siapa yang berusaha untuk masuk dari pintu selainnya,maka pintu bagi dia akan tertutup dan dengan demikian,tujuannya pun akan terhalang. [Dalam Kitab Iqhtosatul Lahafan: 1/132 /Ibnu Qoyyim]

Dari sisi ini,setan masuk kepada Adam dan Hawa,sebagaimana firman-Nya:

” DAN SETAN BERKATA:”TUHAN KAMU MELARANGMU DARI MEDEKATI POHON INI,MELAINKAN SUPAYA KAMU BERDUA TIDAK MENJADI MALAIKAT ATAU TIDAK MENJADI ORANG YANG KEKAL (DALAM DUNIA).  [QS.Al-A’raf : 20]

Ibnu Qayyim berkata:Musuh ALLAH tersbut (Iblis) mencium pada kedua hamba ALLAH tersebut kecondongan untuk tetap berada ditempat penuh kenikmatan tersebut.Maka setan mengetahui bahwa dia tidak dapat mengodanya kecuali dari sisi ini,lalu dia bersumpah kepada keduanya bahwa dia akan menasehatinya,seperti disebutkan dalam firman-Nya:

”DAN DIA [SETAN]BERSUMPAH KEPADA KEDUANYA: SESUNGGUHNYA SAYA ADALAH TERMASUK ORANG YANG MEMBERI NASEHAT KEPADA KAMU BERDUA.”  [QS.Al-A’raf: 21]



D.)Melontarkan Syubhat.
Di antara metode setan untuk menggoyahkan aqidah hamba ALLAH adalah dengan menebarkan keragu-raguan dan berbagai syubhat.Rasulullah telah memperingatkan kita dari adanya syubhat yang dilontarkan setan. Yaitu dalam hadits Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah dia berkata,Rasulullah bersabda:

”SETAN MENDATANGI SALAH SEORANG DI ANTARA KALIAN DAN BERTANYA: SIAPA YANG MENCIPTAKAN INI DAN INI?.. SIAPA YANG MENCIPTAKAN INI DAN INI?..HINGGA DIA BERTANYA:SIAPA YANG MENCIPTAKAN TUHAN-MU?...JIKA SESEORANG MENGALAMI HAL ITU, SEGERA DIA BERLINDUNG KEPADA ALLAH DAN MENGHINDARINYA.”    [HR.SHAHIH BUKHARI DAN MUSLIM]

Para sahabat juga ternyata tidak selamat dari syubhat-syubhat tersebut,bahkan  sebagian mereka mengeluh kepada Rasulullah seraya bertanya:

SESUNGGUHNYA KAMI MERASAKAN SESUATU YANG TERASA BERAT KAMI SAMPAIKAN!,…BELIAU BERSABDA:”APAKAH KALIAN TELAH MENDAPATKANNYA?...MEREKA BERKATA:”YA”  BELIAU MELANJUTKAN:”ITULAH IMAN YANG SEBENARNYA.”   [HR.SHAHIH MUSLIM]

Iman yang sebenarnya itu telah membuat para sahabat mampu mengusir bisikan setan,membencinya dan mengaggapnya perkara besar.
Rasulullah ditanya tentang bisikan tersebut,maka beliau bersabda:

”ITU MERUPAKAN INTI IMAN.”   [HR.SHAHIH MUSLIM]

Perhatikan betapa besarnya para sahabat mengalami syubhat dan keragu-raguan.Abu Daud meriwayatkan dalam Sunannya dari Ibnu Abbas dia berkata:

”YA RASULULLAH,SALAH SEORANG DIANTARA KAMI MENDAPATKAN DALAM DIRINYA SESUATU HINGGA DIA MERASA LEBIH BAIK MENJADI MERPATI KETIMBANG MENYAMPAIKAN HAL TERSEBUT,” MAKA BELIAU BERSABDA: ALLAHU AKBAR,ALLAHU AKBAR,ALLAHU AKBAR,SEGALAH PUJI BAGI ALLAH YANG TELAH MENGUSIR TIPU DAYANYA MENJADI BISIKAN.”    [HR. ABU DAUD]




Termasuk syubhat yang dilontarkan setan terhadap jiwa adalah sebagaimana yang disebutkan dalam AL-QUR’AN:

”DAN KAMI TIDAK MENGUTUS SEBELUM KAMU SEORANG RASUL PUN DAN TIDAK [PULA] SEORANG NABI,MELAINKAN APABILA IA MEMPUNYAI SESUATU KEINGINAN,SETANPUN MEMASUKKAN GODAAN-GODAAN TERHADAP KEINGINAN ITU,ALLAH MENGUATKAN AYAT-AYAT-NYA.

DAN ALLAH MAHA MENGETAHUI LAGI MAHA BIJAKSANA.AGAR DIA MENJADIKAN APA YANG DIMASUKKAN OLEH SETAN ITU,SEBAGAI COBAAN BAGI ORANG-ORANG YANG DI DALAM HATINYA ADA PENYAKIT DAN YANG KASAR HATINYA. DAN SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG DZALIM ITU,BENAR-BENAR DALAM PERMUSUHAN YANG SANGAT.

DAN AGAR ORANG-ORANG YANG TELAH DIBERI ILMU,MEYAKINI BAHWASANYA AL-QUR’AN ITULAH YANG HAQ DARI TUHAN-MU LALU MEREKA BERIMAN DAN TUNDUK HATI MEREKA KEPADANYA DAN SESUNGGGUHNYA ALLAH ADALAH PEMBERI PETUNJUK BAGI ORANG-ORANG YANG BERIMAN KEPADA JALAN YANG LURUS.”  
[QS. AL-HAJJ: 52-54]

Yang dimaksud dengan tamanni (keinginan) disini adalah lintasan pikiran.maksudnya bahwa Rasulullah jika berpikir sesuatu dalam hatinya,setan melontarkan dalam pikirannya cara menghindar dari perintah ALLAH,misalnya dia bisikan: Kalau sekiranya engkau memohon kepada ALLAH untuk memberikan keleluasan kepada kaum muslimin,atau memenangkan semua manusia beriman.” Maka ALLAH menghapus apa ynag dibisikkan setan dari angan-angan Rasulullah,yaitu dengan mengarahkannya kepada kebenaran sesuai keinginan ALLAH Ta’ala. Adapun apa yang dikatakan bahwa maksud ayat tersebut adalah bahwa setan memasukan ke dalam AL-QUR’AN sesuatu yang bukan AL-QUR’AN adalah pendapat yang sangat jauh dari kebenaran.Hal itu terbantah dengan kenyataan bahwa Rasulullah ma’sum dalam menyampaikan risalah. SYAQIQ  berkata seraya menjelaskan beberapa bentuk syubhat yang dilontarkan setan dalam jiwa manusia : setiap pagi setan duduk untuk menghadang saya dari empat penjuru ; dari depan, belakang, kanan dan kiri. Dia berkata : “ jangan khawatir, ALLAH itu maha pengampun dan penyayang,” maka aku membaca:

“Dan sesungguhnya AKU MAHA PENGAMPUN bagi orang yang bertaubat, beriman dan beramal shaleh, kemudian tetap di jalan yang benar”                                                     
(QS. THAHA 82)

Sedangkan dari belakang dia menakut – nakuti terbengkalainya anak keturunanku, maka aku membaca:

“DAN TIDAK ADA SATU BINATANG MELATA PUN DI MUKA BUMI MELAINKAN ALLAH –LAH YANG MEMBERI REZEKINYA”                                                            
(QS. HUD 6)



Adapun dari sisi  kanan, dia datang dengan godaan wanita, maka aku membaca:

“MOHONLAH PERTOLONGAN ALLAH  DAN BERSABARLAH”             
(QS. AL-A’RAF 128)


Dari sisi kiri, dia datang dengan godaan syahwat, maka aku membaca:

“ DAN DIHALANGI ANTARA MEREKA DAN APA YANG MEREKA INGINI”                          
(QS. SABA 54)


INSYAALLAH BERSAMBUNG SETELAH RAMADHAN.
====================================
♥ღϠ₡ღ♥ Semoggah bermanfaat dalam meningkatkan iman dan takwa,dan selamat menjalanka ibadah puasa.,...BARAKALAHU FIIKUM,......wabillahi taufik wal hidayah,,,Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barakaatuh.....Salam Ukhuwah.♥ღϠ₡ღ♥






0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami