Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

******AL HAFIDZ ITU DIHAULUKAN URUSANNYA,BAIK DI DUNIA MAUPUN DI AKHERAT*****

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 08.10



oleh Ummu Marwah pada 28 September 2010







***AL HAFIDZ ITU LEBIH BERHAK MENJADI PEMIMPIN***

Di antara orang-orang yang telah diangkat derajatnya dengan AL-QUR'AN adalah Abdurrahman bin Abza Al Khuza'i, dia termasuk generasi akhir dari sahabat yunior.Ia pernah menjadi budaknya Nafi bin Abdul Harits.,,(dalam kitab Al Ishabah, 4/149,At Taqrib, 1/472 dan Siyar a'lam An Nubala, 3/201.) Diriwayatkan dari Amir bin Wa'ilah,bahwasanya Nafi bin Al Harits pernah bertemu dengan Umar di Ushfan.Pada saat itu Umar telah menunjuk Nafi sebagai gubernur di Mekkah.Umar bertanya kepadanya,"Siapa yang kamu angkat menjadi wakilmu di wadi (Mekkah) ini.. ?." Ia menjawab,"Salah seorang dari hamba sahaya kami." Umar berkata,"Bagaimana kamu bisa mengangkat seorang budak menjadi pemimpin,,?." Ia menjawab, "Karena dia seorang qari (mahir membaca ) Kitab ALLAH."

Umar berkata, "Benarlah apa yang telah disabdakan oleh Nabimu:"> (HR.Muslim ,1/559 hadits no; 817.)

Demikianlah seorang hamba sahaya, yang tidak memiliki kedudukan,harta,keturunan terhormat dan tidak pula tempat yang tinggi di masyarakat.Bahkan bisa jadi dia berada di tingkat yang terendah di tengah-tengah masyarakat,bila di lihat dengan kaca mata duniawi,tetapi dalam ukuran Al-Qur'an dia memiliki tempat dan kedudukan yang lain.

Al-Qur'an telah mengangkat seseorang dari status budak menjadi seorang pemimpin.Berilmu dan mahir membaca Al-Qur'an telah mendudukannya sebagai seorang hakim yang memiliki wewenang untuk memutuskan perkara di antara manusia,kata-katanya lurus dan pendapatnya didengar oleh masyarakat.Rasulullah;>..(Anwarul Qur'an, hal, 247.)

***AL HAFIDZ ITU ADALAH ORANG YANG PALING BERHAK MENJADI IMAM.***

Hal ini berlandaskan pada sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Mas'ud Al Anshari,bahwasanya Nabi pernah bersabda:

***AL HAFIDZ ITU DIDAHULUKAN PENDAPATNYA DALAM SYURA***

Hal ini berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas,ia berkata, "Dewan syura-nya Umar dipenuhi oleh ahlil Qur'an,baik yang tua maupun muda usianya."...(HR.Bukhari,3/1420,hadits no;642.)

***AL HAFIDZ ITU DIDAHULUKAN DALAM PENGUBURANNYA.***

Sebagaimana ALLAH telah mengangkat derajat Al Hafidz di dunia,maka Dia mengangkat pula derajatnya di akherat.Maka Al Hafidz berhak untuk selalu didahulukan dalam kondisi apapun hingga sesudah matinya.

Hal ini berdasarkan pada hadits yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah ia berkata,"Nabi pernah mengumpulkan dua orang sahabat yang gugur di perang uhud,kemudian beliau bersabda;> (HR.Bukhari,3/1420,hadits no,642.)

Maka ketika telah ditunjukkan kepada beliau salah seorang dari keduannya,maka beliau mendahulukannya dalam penguburannya.

Beliau bersabda;> (HR.Bukhari, 1/ 401, hadits no, 1352.)

Jika keutamaan di antara para syuhada' (orang-orang yang mati syahid ) diukur dengan Al-Qur'an,maka keutamaan semacam ini di antara orang-orang yang masih hidup,tentulah lebih besar dan agung lagi. ALLAH berfirman;>> (QS.Al Muthaffifin: 26.)

Hendaknya seorang muslim mendatabburi ayat ini dengan baik, berhenti sejenak untuk merenungi maknanya,maka dari sana ia akan terbimbing untuk selalu memperhatikan hafalan Al-Qur'an,menambah hafalannya dan bersabar dalam menghafalnya.,,,(Anwarul Qur'an, hal;,250 ).

*****BERBAGAI MACAM KEUTAMAAN AL HAFIDZ*****

***AL HAFIDZ ADALAH AHLILLAH DAN KEKASIH-NYA***

ALLAH menyempurnakan derajat Al Hafidz,dengan menjadikannya sebagi ahli-Nya dan kekasih-Nya. Itulah kemuliaan yang besar dan kedudukan yang tinggi,yang disandang oleh para huffadz,di mana tiada manusia yang dapat menyamai kedudukan tersebut di dunia.

Diriwayatkan dari Anas bin malik ia berkata,"Telah bersabda Rasulullah; > ,, Para sahabat bertanya,"Wahai Rasulullah,siapakah mereka,,?"...nabi menjawab: > ,, (HR.Ibnu Majah, 1/78 hadits no, 215 dan dishahihkan oleh syaikh Al Bani dalam shahih sunan Ibnu Majah,1/42 hadits no, 178.) Apabila manusia telah mengkhususkan orang lain,maka dia akan selalu ingin berdekatan dengannya dan mencurahkan penghormatan,pemberiannya dan kecintaannya yang berlimpah.Lalu bagaimana halnya dengan ALLAH yang Maha Pemurah,yang bagi-Nya sifat yang Maha Tinggi di langit dan di bumi,Raja diraja Pemilik keagungan dan kemuliaan,,?.Semua orang berambisi untuk menjadi orang yang memiliki harta kekayaan berlimpah,kedudukan, jabatan dan popuaritas.Anda melihat media-media masa berlomba-lomba memberikan pujian dan penghargaan. Tapi apakah pujian semacam itu cukup diberikan kepada ahlul Qur'an,yang telah menjadi ahlillah dan kekasih-Nya,,?..(dalam kitab; Hifdzul Qur'anil Karim,hal;15 dan Anwarul Qur'an,hal; 239.)

***AL HAFIDZ ITU TERMASUK GOLONGAN ORANG YANG DIBERI ILMU***

ALLAH menyanjung dan memuji para penghafal kitab-Nya. Di mana Dia menjadikan Al-Qur'an sebagai ayat-ayat yang nyata di dalam hati mereka. Dan ini merupakan tempat yang agung bagi mereka, yang tidak akan di miliki oleh yang lainnya. ALLAH berfirman;>> (Qs.Al-Ankabuut: 49.)

Dan cukuplah menjadi kemuliaan dan kebanggaan bagi penghafal Al-Qur'an,bahwa ALLAH memuliakannya dan menjadikanya sebagai sebab terpeliharanya Al-Qur'an.Yang demikian itu karena Al-Qur'an Al Adzim ini terpelihara di dalam hati dan lembaran-lembaran mushaf. Dan ini merupakan sebab terpeliharanya agama ini dan sarana untuk memelihara hukum-hukum syari'at.

Maka bagaimana mungkin ayat-ayat Al-Qur'an yang ada dalam lembaran-lembaran (mushaf ) akan dirubah,sementara ia tetap terpelihara di dalam dada,,?.

******AL HAFIDZ,JASADNYA TIDAK DAPAT TERSENTUH API NERAKA******

Sesungguhnya usaha terbesar yang dilakukan oleh seorang muslim untuk membebaskan dirinya dari siksa neraka dan memasukkan dirinya ke dalam surga,adalah dengan menghafal Al-Qur'an.

Dimana ALLAH telah memuliakan para penghafal Al-Qur'an,dengan menyelamatkan mereka dari siksa neraka.

Sementara api neraka tidak akan menyentuh tubuh mereka yang suci.Hal yang demikian itu karena keagungan apa yang ada dalam dada mereka dari "KALAMULLAH".

Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir ia berkata,Telah bersabda Rasulullah:> (HR.Ahmad dalam Al Musnad,4/155 hadits no; 17456,dihasankan oleh Syaikh Al Bani dalam shahih Al Jami,2/953 hadits no.5282.)

Maknanya, Sekirannya AL-Qur'an di letakkan di atas kulit,maka ia tidak akan tersentuh api, karena keberkahannya berdekatan dengan Al-Qur'an.Maka bagaimana halnya dengan seorang mukmin yang telah menghafalnya dan selalu membacanya.Yang di maksud dengan api pada hadits di atas adalah api neraka ALLAH yang menjilat-jilat.

Oleh karena itu berbahagialah orang yang telah menghafal kitab ALLAH dan memeliharanya di dalam dada serta mengamalkan isi kandungannya. Berbahagialah dengan kabar gembira ini, di mana ia akan terbebas dari jilatan api neraka. Dan inilah keutamaan terbesar bagi orang yang telah menghafal Al-Qur'an Al karim.Maka adalah orang yang berambisi untuk meraih keutamaan ini,,?. **************Segalah puji hanya milik ALLAH,yang dengan nikmat-Nya dapat terwujud amalan-amalan yang shalih.....Ass wr wb.*******

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami