Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

***SEJARAH PEMBANGUNAN KA'BAH***lanjutan.

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 01.58

                                                        
oleh Ummu Marwah pada 17 Agustus 2010






















"QURAISY MEMBANGUN KA'BAH"


Beberapa tahun sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul,batu dinding Ka'bah bagian atas sudah mulai pecah dan berserakan.Tingginya yang tidak terlalu jauh dari ukuran orang berdiri,membuat orang dapat dengan mudah memanjatnya lalu mencuri barang berharga yang terdapat didalamnya.Quraisy berkeinginan untuk meninggikan dinding Ka'bah dan memberinya atap.Pada saat yang sama di jeddah,ada kapal milik pedagang Romawi yang dihempas ombak ke pantai lalu pecah.Kaum Quraisy mengambil kayunya untuk dipersiapkan menjadi atap Ka'bah.Tapi orang-orang merasa takut untuk mulai menghancurkan Ka'bah,hingga Al Walid bin Al Mughirah memberanikan diri untuk memulai menghancurkannya.Ketika orang-orang melihat Al Walid tidak mengalami apa-apa,mereka baru berani menghancurkannya.


NABI MELETAKKAN HAJAR ASWAD.


Kemudian kabilah-kabilah Quraisy mengumpulkan batu untuk membangun Ka'bah.Setiap kabilah mengumpulkan batu ditumpukan sendiri,lalu mereka membangun Ka'bah hingga tahap pembangunan sampai pada bagian sudut (tempat hajar Aswad).Setiap akbilah berkeinginan untuk mengangkat hajar Aswad tersebut ke sudut itu.Sampai masing-masing kabilah membuat barisan tersendiri,karena mereka berselisih dan bersiap siaga untuk perang.Bangsa Quraisy menghentikan pembangunan sampai selesai perselisihan ini selama 4 atau 5 hari.Kemudian mereka berkumpul di masjid untuk bermusyawarah dan saling bertukar pendapat.Sebagai ahli riwayat menduga bahwa Abu Umayah bin AlMughirah bin Abdullah bin Umar bin Makhzum (pada tahun itu ia adalah orang Quraisy yang paling dituakan)berkata:"Wahai bangsa Quraisy,serahkanlah urusan yang kalian perselisihkan (memindahkan hajar Aswad ke sudut Ka'bah)kepada orang pertama yang masuk pintu masjid ini,biarlah ia yang memutuskan perselisihan ini".Lalu mereka menyetujuinya.Ternyata orang pertama kali masuk pintu masjid itu adalah Rasulullah,tatkala mereka melihatnya,mereka berkata,"Ini adalah Al Amin (orang yang terpercaya),kami ridha dengan Muhammad".Tatkala Nabi sampai dihadapan,mereka memberitauhkan kepada beliau tentang duduk persoalannya.Lalau nabi bersabda:"Berilah aku sehelai kain".Lalu beliau membawa kain tersebut dan meletakkan Hajar Aswad di atas kain dengannya kemudian bersabda:'Hendaklah setiap kabilah memegang setiap sudut kain ini".lalu mereka serentak mengangkatnya dan membawanya hingga sampai di dekat sudut Ka'bah,kemudian Nabi mengambil Hajar Aswad dengan tangannya dan meletakkan pada tempatnya,kemudian pembangunan diteruskan.


"IBNU AZ ZUBAIR MEMBANGUN KA'BAH".


ketika Abdullah bin Zubair enggan berbai'at kepada Yazrid bin Muawiyah dan ia tidak ikut membai'atnya.Ia mersa khawatir terhadap ganguan mereka,maka ia berangkat ke Mekkah agar mendapat perlindungan dari tanah haram.Ia menghimpunkan para penduduknya dan ia mulai mengungkapkan keburukan Yazid dan menjelek-jelekan bani Umayyah.Berita ini sampai ke Yazid,maka ia memutuskan untuk mengirim pasukan agar menagkap Abdullah dan membawa kehadapannya dalam tangan terikat.Di saat Yasid mempersiapkan tentaranya,datang berita bahwa penduduk Madinah melakukan tindakan terhadap gubernur Yazid di sana.Bahkan penduduk Madinah juga melakukan hal tersebut terhadap bani Umayyah sampai mengusir mereka dari madinah,kecuali anak-anak Utsman bin Affan.Lalu Yazid mengutus pasukannya untuk memerangi penduduk Madinah.Setelah pasukan Yazid memenagkan peperangan dan memasuki kota Madinah,pasukannya meneruskan penyerbuan ke Mekkah di bawah pimpinan Al Hushain bin Namir.Pasukan ini di hadang dan berperang melawan Ibnu Zubair dan para pendukungnya selama beberapa hari.Mereka mengambil pertahanan di masjidil Haram dan sekitar Ka'bah,dan dikarenakan banyaknya tenda disekitar Ka'bah, maka salah satu tenda terbakar.Pada saat itu angin berhembus kencang,sedangkan Ka'bah masih dalam kondisi yang dibangun oleh Quraisy;Tiangnya terbuat dari kayu dan dindingnya terbuat dari batu serta dilapisi kiswah (kain penutup Ka'abah).Angin memainkan lida api sehingga menyebabkan terbakarnya kiswah Ka'bah dan terbakarnya kayu yang berada disela-sela dinding tersebut.Peristiwa kebakaran ini terjadi pada hari sabtu tanggal 3 Rabiul Awal 64 H,yang menyebabkan dinding Ka'bah menjadi rapuh dari atas hingga kebawah.Bila seekor merpati hinggap di dinding bagian atas lalu terbang,maka batu-batu dinding berserakan,hal ini membuat semua penduduk mekkah dan pasukan kiriman dari Syam menjadi takut.Al hushain bin Namir masih tetap mengepung Ibnu Zubair,maka Ibnu Zubair mengutus beberapa orang laki-laki dari penduduk mekkah dari bangsa Quraisy dan lain-lain.Mereka berkata kepada Hushain:"Sesungguhnya Yazid yang Ibnu Zubair menolak untuk membai'atnya telah wafat (Yazid wafat 27 hari setelah kab'ah terbakar),maka untuk apa kalian berperang?.kembalilah kalian ke Syam dan tunggu siapa yang disepakati menjadi pemimpin kalian,apakah orang-orang setuju mengangkat Muawiyah bin Yazid?".Para utusan ini selalu menekankan hal tersebut kepada tentara Hushain bin Namir meningalkan mekkah pada hari ke-5 Rabiul Akhir 64 H,Ibnu Zubair mengundang orang-orang terpandang dan para tokoh Mekkah,ia mengajak mereka bermusyawarah untuk memugar Ka'bah.Sebagian kecil mengusulkan agar Ka'bah di hancurkan dan sebagian besar menolak .Orang paling kuat menetang pemugaran Ka'bah yaitu Abdullah bin Abbas,ia berkata kepada Ibnu Zubair:"Biarkanlah ia seperti yang ditetapkan Rasulullah,karena aku khawatir akan datang orang setelah mu memugarnya lagi,sehinggah Ka'bah senantiasa dihancurkan dan dibangun,hal ini dapat menyebakan manusia merendahkan kehormatannya,akan tetapi tinggalkanlah saja dindingnya".Lalu Ibnu Zubair berkata:"Demi ALLAH tidak ada seorangpun dari kalian yang rela rumah bapak ibunya ditambal,maka bagaimana mungkin aku menambal rumah ALLAH,sedang aku melihat bagian atasnya runtuh sehingga bila seekor merpati hinggap diatasnya,dapat mencerai beraikan batu dinding".Ibnu Zubair terus bermusyawara dengan para penduduk tersebut selama beberapa hari ,hingga akhirnya semua sepakat untuk memugar ka'bah,Ibnu Zubair sangat ingin mengembalikan Ka'bah seperti keadaan yang di sabdakan oleh Nabi Sallallahu'alaihi wa sallam,yaitu; seperti yang dibangun oleh Isma'il 'alaih salam.Diriwayatkan dari dari 'Aisyah radhiallahu anha,dari nabi beliau bersabda;"Tikdakkah engkau melihat kaummu ketika membangun Ka'bah mereka mengurangi luasanya dari bangunan yang dibuat oleh Ibrahim?", Aisyah berkata,"Tidkkah Engkau mengembalikan Ka'bah seperti yang dibangun oleh Ibrahim?",maka Rasulullah bersabda:"Kalau bukan karena kaummu baru saja meninggalkan kekafiran niscaya akan aku lakukan"....Ibnu Umar berkata:"Menurutku Rasulullah tidak menyentuh dua sudut yang sejajar dengan Hajar Aswad,melainkan karena Ka'bah tidak dibangun seperti bangunan Nabi Ibtahim.(1)'Aisyah radhiallahu'anha berkata:"Kenapa pintu Ka'bah beada diatas permukaan tanah?"....beliau bersabda:"Kaummu melakukan hal tersebut agar mereka membolehkan orang yang mereka kehendaki untuk memasukinya dan melarang orang yang tidak di kehendakinya".(1) Dalam hadits yang lain,Rasulullah bersabda;..."Kalaulah bukan karena kaummu baru saja meninggalkan kekafiran,niscaya aku telah menghancurkan Ka'bah dan menjadinya dua pintu;satu pintu tempat masuk dan satu pintu tempat keluar".Lalu Ibnu Zubair melakukan hal tersebut,ia menghancurkan Ka'bah dan membangunya kembali sesuai dengan bentuk yang dibangun oleh Nabi Ibrahim,yang dahulu Quraisy mengurangi bangunan tersebut(2),dan ia memasukan Hijir Ismail (batu setengah lingkaran yang berada di halaman Ka'bah) ke dalam bangunan Ka'bah lalu membuat dua pintu di Ka'bah;satu arah timur dan satu arah barat.(3) Tatakala Ibnu Zubair selesai membangun Ka'bah, beliau menghaluskan bagian dalam dan luar serta bagian atas dan bawah.Memebrinya penutup dari kain koti,lalu ia berkata;"Siapa yang mendukungku,hendaklah ia keluar! lalu melaksanakan umrah dari Tan'im.Dan siap yang mampu menyembelih unta lakukanlah,dan siapa yang tidak mampu menyembelih unta,sembelilah kambing".Ia dan para pengikutnya menuju Tan'im dengan berjalan kaki untuk melakukan umrah,sebagai rasa syukur ALLAH.Pada hari itu banyak orang memerdekakan budak,hingga tiada hari yang lebih banyak budak dimeredekakan,unta dan domba disembelih serta shadaqah diberikan selain dari hari itu.Ibnu Zubair menyembelih 100 ekor unta,kemudian ia melakukan thawaf mengelilingi Ka'bah dan menyentuh empat sudut seraya berkata:"Sesungguhnya Nabi tidak menyentuh dua sudut ini (sudut Asy Syami dan sudut bagian barat)dikarenakan bagunan Ka'bah tidak sempurna.Ka'bah tetap pada bangunan Ibnu Zubair.Manusia melakukan thawaf dengan menyentuh keempat sudutnya.Mereka masuk dari pintu timur dan keluar dari pintu barat.Pintu Ka'bah rata dengan tanah hingga akhirnya Ibnu Zubair terbunuh.Hajjaj bin Yusuf datang ke Mekkah,kemudian ia menulis surat kepada khalifah saat itu;Abdul Malik bin Marwan memberitahukan tentang tambahan Ka'bah yang dibangun oleh Ibnu Zubair.Lalu Abdul Malik bin Marwan menulis balasan dan memerintahkanya untuk menutup pintu Ka'bah bagian barat yang dibuka oleh Ibnu Zubair dan menghancurkan bangunan tambahan yang di Hijir Isma'il.Maka Hajjaj menghancurkan dinding kearah Hijir Isma'il sepanjang ;6 hasta 1 jengkal,dan memebrinya kiswah seperti kiswah pada awalnya,dan bagian Ka'bah lainya dibiarkan.Kemudian Khalifah mengetahui hadits yang diriwayatkan oleh 'Aisyah radhiallahu'anha,maka ia menyesali perbuatanya.Tetapi ia tetap membiarkan Ka'bah seperti itu,dan tidak menambahnya lagi.Kisah ini disebutkan dalam kitab shahih Muslim.(1)


Pada masa pemerintahan Al Walid bin Abdul Malik,ia mengirim uang 36.000 dinar kepada gubernurnya di Mekkah,yaitu Khalid Al Qasari.Lalu uang emas tersebut dicetak untuk dibuat sebagai lapisan pintu Ka'bah,Mizab (pancuran Ka'bah),tiang yang berada di tengah Ka'bah dan 4 sudut Ka'bah bagian dalam.Maka orang yang pertama kali yang melapisi Ka'bah dengan emas dalam sejarah Islam adalah Al Walid...************(1)Sirah Ibnu Hisyam jilid 1 hal.233.,(1) HR Bukhari no.1583.,(1) HR Bukhari no.1584,,dan HR.Bukhari no.1333,,(2)Ada yang berpendapat bahwa harta mereka yang halal tidak cukup...(3) Akbar Mekkah oleh Azraki jilid 1 hal.205...........Semoggah manfaat.....Barakallhu fikum.......salam ukhuwah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami