Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

*******SEMUA MAKHLUK DIKUMPULKAN DI TEMPAT YANG AGUNG,MENURUT AL-QUR'AN DAN HADITS********

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 11.31


oleh Ummu Marwah pada 11 Desember 2010














>> (QS.Al-Khafi: 1- 2 )



ALLAH menamakan hari kiamat dengan hari pengumpulan karena pada hari itu ALLAH mengumpulkan seluruh makhluk.

Seperti dalam firman-Nya:>> (QS.Hud: 103 ) Dalam pengumpulan ini orang terdahulu dan kemudian menjadi satu. ALLAH berfirman:>> (QS.Al-Waqi'ah : 49-50 ).

Kekuasaan ALLAH memiliki semua makhluk,tidak ada yang tidak mungkin bagi ALLAH,di mana saja makhluk mati,maka ALLAH berkuasa untuk mendatangkannya,walaupun mereka mati di luar angkasa,atau tenggelam di perut bumi,ataupun mereka dimakan burung-burung dan binatang buas,juga ikan di lautan,dan yg tersembunyi di dalam kuburan mereka di dalam tanah,bagi ALLAH semuanya sama. ALLAH berfirman:>> (QS.Al-Baqarah: 148 )

Sebagaimana kekuasaan ALLAH meliputi seluruh hambanya, ALLAH akan mengumpulkan mereka semuannya,begitu pula ilmunya meliputi mereka semua,tidak ada seorang pun dari mereka yang di lupakan,dan tidak terlepas dari mereka seorang pun,pencipta mereka telah menghitung mereka semuanya.ALLAH berfirman:>> (QS.Maryam: 93-95 ).ALLAH juga berfirman:>> (QS.Al-Kahfi: 47 )

Nash-nash ini secara umum menunjukkan bahwa semua makhluk dikumpulkan,manusia,jin,dan malaikat,dan tidak mengapa yang memahami bahwa yang dikumpulkan termasuk hewan.

Para ulama telah berbeda pendapat tentang dikumpulkannya hewan,Ibnu Taimiyah rahimahullah berpendapat bahwa itu terjadi.Ibnu Taimiyah berkata: "Adapun hewan,semuannya dikumpulkan oleh ALLAH,sebagaimana di pahami dalam Al-Qur'an dan Hadits." ALLAH berfirman:>> (QS.Al_An'am: 38 )

ALLAH berfirman:>> (QS.At-Takwir: 5 )

Di dalam firman ALLAH juga disebutkan:>> (QS.As-Syuura: 29 )

Al-Qurthubi mengisahkan perbedaan pendapat para ulama tentang dikumpulkannya hewan,dan beliau menguatkan terjadinya,berdasarkan hadits-hadits Shahih tentang hal tersebut Al-Qurthubi berkata: Para ulama berbeda pendapat tentang dikumpulkannya hewan dan peristiwa saling membalas (qishas) sebagian hewan dengan sebagian yang lain.Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa dikumpulkannya hewan,berarti matinya,ini adalah pendapat Ad-Dhahhak. Dalam riwayat lain Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa hewan dibangkitkan dan dikumpulkan.Ini adalah pendapat Abu Dzar,Abu Hurairah,Amr bin Ash,Al-Hasan Al-Bashri dan lainnya,dan inilah pendapat yang benar,berdasarkan firman ALLAH:>> (QS.At-Takwir: 5 ) Dan juga dalam firman-Nya:>> (QS.Al-An'am: 38 )

Abu Hurairah berkata: ALLAH mengumpulkan semua makhluk pada hari kiamat: hewan,burung,binatang melata,dan segala sesuatu,maka keadilan ALLAH sampai pada hewan yang bertanduk akan membalas (kezaliman ) hewan yang tidak bertanduk.Kemudian berkata: Jadilah tanah,itulah firman ALLAH mengisahkan orang-orang kafir:>> (QS.An-Naba: 40 ) Dan lain2.(lihat Tadzkirah Al-Qurthubi: 273 ).

***SIFAT DIKUMPULKANNYA MAKHLUK***

Manusia dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki,tidak berpakaian dan tidak dikhitan.Dalam Shahih Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas bahwasannya Nabi bersabda: >> kemudian beliau membaca : >> (QS.Al-Anbiya: 104 ) Lihat dalam kitab Misykat al Mashabih; (3/75) Hadits no; 5535.

Tatkala Aisyah mendengar Rasulullah bersabda:>> ia berkata: "Wahai Rasulullah,semua laki-laki dan wanita (dikumpukan bersamaan ),mereka bisa saling memandang,?".....Beliau bersabda:>> (Muttafaq alaih )

Dalam sebagian nash disebutkan bahwa setiap manusia dibangkitakn dalam pakaian yang dipakai waktu meninggal.Abu Daud,Ibnu Hibban,dan Al Hakim meriwayatkan dari Abi Said Al Khudri bahwasanya menjelang kematian beliau,beliau minta diambilkan pakaian yang baru,lalu memakainnya,kemudian berkata:aku mendengar Rasulullah bersabda:>> Hakim berkata: Hadits ini Shahih menurut syarat Bukhari dan Muslim,dan disepekati oleh Az-Dzahabi. Syaikh Nashiruddin berkata: Ia sebagaimana yang dikatakan keduannya. (Di jelaskan dalam kitab,Silsilah al Ahadits as Shahihah: (4/234 ) hadits no: 1671.)

Al-Baihaqi mengompromikan antara hadits ini dengan hadits sebelumnya dengan tiga kemungkinan: (Pertama);Bahwasannya pakaiannya hancur setelah mereka bangun dari kubur,apabila sampai ke tempat dikumpulkan,mereka tidak berpakaian,kemudian diberi pakaian dari surga.

(Kedua);Apabila para Nabi berpakaian,lalu orang-orang shiddiqun,kemudian orang-orang setelah mereka,sesuai dengan tingkatan mereka,jadi,pakaian setiap orang dari jenis bagaimana mereka mati,kemudian apabila mereka masuk surga,memakai pakaian dari surga.

(Ketiga);Maksud dari pakaian di sini adalah amal,yakni,dibangkitkan dalam amal yang ia lakukan diwaktu mati,baik ataupun buruk.ALLAH BERFIRMAN: >> (QS.Al-A'raf: 26 ) ALLAH juga berfirman:>> (QS.Al-Mudatssir; 4 )Baihaqi berdalil untuk jawaban yang terakhir dengan hadits A'masy dari Abu Sufyan dari Jabir berkata : Rasulullah bersabda: >> (Dalam kitab An Nihayah oleh Ibnu Katsir; [1/288] ).

Hadits Jabir ini diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya,dan tidak bisa dipahami dari hadits tersebut bahwa manusia dibangkitkan dalam pakaian yang dikafankan kepadanya atau yang dipakai ketika meninggal,akan tetapi dibangkitkan sesuai dengan keadaan ketika ia mati,dalam keadaan IMAN atau KAFIR,YAKIN atau RAGU,sebagaimana dibangkitkan atas AMAL yang dia lakukan ketika ia meninggal.Ini ditunjukkan oleh hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dalam shahihnya dari Abdullah bin Umar katanya: Aku mendengar Rasulullah bersabda: >> (HR.Muslim.)

Orang yang mati dalam keadaan berihram,akan dibangkitkan pada hari kiamat dalam kedaan bertalbiyah.Dalam Shahih Bukhari,Muslim,dan musnad Ahmad dari Abdullah bin Abbas berkata: Seorang lelaki telah terjatuh dari untannya sehingga patah lehernya lalu meninggal dunia. Kemudian nabi bersabda: >> Orang yang mati syahid dibangkitkan pada hari kiamat,lukannya keluar darah,warnannya warna darah,dan baunnya bau kasturi.

Dari sini orang yang akan meninggal di anjurkan agar dituntun membaca LAA ILAAHA ILLA ALLAH,agar ia mati atas tauhid,kemudian dibangkitkan pada hari kiamat dalam keadaan mengucapkan kalimat tersebut.

***PAKAIAN MANUSIA DI HARI AKHIRAT***

Kami telah sebutkan di atas bahwa ALLAH mengumpulkan hamba-Nya pada hari kiamat dalam keadaan tidak beralas kaki,tidak berpakaian dan tidak di khitan.Sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits Shahih,kemudian mereka diberi pakaian,orang-orang shalih diberi pakaian yang mulia,dan orang-orang jahat diberi pakaian dari pelangkin dan lain sebagainnya dari pakaian-pakaian buruk dan menghinakan.

Hamba ALLAH yang pertama diberikan pakaian adalah Ibrahim Khalil ar rahman.Dalam Shahih Bukhari dari Ibnu Abbas dari Nabi bersabda:>> (HR.Bukhari dan Muslim ).

Ibnu Hajar berkata: "Baihqi meriwayatkan dari jalur Ibnu Abbas seperti hadits dalam bab ini,dan menambahkan: >> (Di jelaskan dalam kitab Fathul Bari; [11/384]

Ulama menyebutkan bhawa Ibrahim didahulukan atas yang lain diberi pakaian pada hari kiamat,karena tidak ada yang lebih takut kepada ALLAH daripadanya,maka ia diberi pakaian agar hatinya tenang.

*****SEMOGGAH BERMANFAAT BUAT KITA DALAM MENINGKATKAN IMAN DAN TAKWA*************WABILLAHI TAUFIK WAL HIDAYAH,WASSALAMU'ALAIKUM WA RROHMATULLAHI WA BAROKAATUH........Salam ukhuwah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami