Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

********PENJAGAAN ALLAH TERHADAP AL-QUR'AN**********

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 08.25



oleh Ummu Marwah pada 4 Oktober 2010









Pertama;ALLAH memuji keagungan AL-QUR'AN dengan menyebutkan pemeliharaan-Nya sebelum ia diturunkan dalam beberapa ayat,di antaranya;

Janganlah melakukan lagi yang sedemikian itu! Sebenarnya ayat-ayat Al-Quran adalah pengajaran dan peringatan (yang mencukupi).Maka sesiapa yang mahukan kebaikan dirinya, dapatlah ia mengambil peringatan daripadanya.

(Ayat-ayat Suci itu tersimpan) dalam naskhah-naskhah yang dimuliakan, Yang tinggi darjatnya, lagi suci, (Terpelihara) di tangan malaikat-malaikat yang menyalinnya dari Lauh Mahfuz;(Malaikat-malaikat) yang mulia, lagi yang berbakti.

(Qs.Abasa ; 11- 16 ).



Kedua;Adapun penjagaan ALLAH terhadap AL-QUR'AN ketika ia diturunkan.Hal ini berdasarkan firman ALLAH;Hal ini berdasarkan firman ALLAH :"Kami turunkan Al-Quran, dan dengan meliputi segala kebenaran ia diturunkan; dan tiadalah Kami mengutusmu (wahai Muhammad) melainkan sebagai pembawa berita gembira (bagi orang-orang yang beriman) dan pembawa amaran (kepada orang-orang yang ingkar).

(QS,AL-ISRAA ; 105 ).



Dan juga firman-Nya;(DIA adalah Tuhan) yang mengetahui yang ghaib,maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya.Maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. [Qs. Al-Jin :26-27 ]



Ketiga;Sedangkan penjagaan ALLAH terhadap AL-QUR'AN setelah diturunkan,seperti di sebutkan dalam firman-Nya; Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan AL-QUR'AN dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya. [Qs. Al-Hijr : 9 ]Karena penjgaan ALLAH itu,maka AL-QUR'AN tetap dalam keasliannya. Ia tetap kokoh berdiri,serta kemuliaannya tidak terkontaminasi oleh segalah cela.Setiap usaha untuk merubah satu huruf saja darinya,selalu berakhir pada kegagalan. Juga ALLAH berfirman: "Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari AL-QUR'AN ketika AL-QUR'AN itu datang kepada mereka,(mereka itu pasti akan celaka),dan sesungguhnya AL-QUR'AN itu adalah kitab yang mulia yang tidak datang kepadanya (AL-QUR'AN) kebatilan baik dari depan maupun dari belakangnya,yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha terpuji." [QS. Fushshilat : 41-42]

Al-Qur'an Al'Adzim itu tertulis di induk AL Kitab,terpelihara di Lauh Mahfudz. Ia terjaga di langit dari segalah hal yang dapat merompengkan dan tidak pantas untuknya.Yang demikian itu sebagai bukti kesempurnaannya dan keterjagaannya.(lihat dlm kitab Inayatullah wa inayatu rasulihi bil Qur'anil karim, hal;9-11.)ALLAH berfirman:"Sesungguhnya AL-QUR'AN ini adalah bacaan yang sangat mulia.Pada kitab yang terpelihara (Lauh mahfudz).Tidak menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang suci." [QS. Al-Waqiah :77-79]



ALLAH mensifati AL- Kitab (AL-QUR'AN) dengan "AL Maknun ", yang diambil dari kata "Al Iktinan" yang berarti; tertutupi.Maksudnya; terhalangi dari pandangan manusia. Ia merupakan perkara yang ghaib,yang tidak mengetahui rahasianya kecuali ALLAH.

Faedah yang dapat di ambil dari ayat di atas adalah; bahwa Al-Qur'an yang telah sampai kepada mereka dan telah mereka perdengarkan bacaannya dari Nabi (Muhammad) adalah sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh ALLAH untuk disebarkan kepada manusia.Guna menyempurnakan sifat yang melekat padanya,bahwa ia merupakan kalam (perkataan ) ALLAH,dan bukan di ada2kan oleh manusia. (Dalam kitab:At Tahrir wa At Tanwir,37/304 ).



***YANG DI MAKSUD DENGAN AL HIFDZ (PENJAGAAN)***



Penjagaan ALLAH terhadap AL-QUR'AN mencakup penjagaan-Nya dari kerusakan dan penjagaan-Nya dari tambahan ataupun pengurangan di dalamnya. Memudahkan penyampaiannya dengan cara mutawatir dan meluaskan sebab-sebabnya.Demikian pula menyelamatkannya dari segala bentuk penyimpangan dan perubahan,hingga umat Islam dapat menjagannya dalam hafalan mereka sejak zaman Nabi (Muhammad ).Bahkan orang yang hafal AL-QUR'AN mencapai jumlah mutawatir pada setiap tempat.Rahasia terjadinya perubahan pada kitab-kitab terdahulu dan terbebasnya AL-QUR'AN dari segala bentuk perubahan,karena sesungguhnya ALLAH telah memberikan mandat para rahib untuk menjaga kitab-kitab mereka sebagaimana firman-Nya ; "Disebabkan mereka diperintahkan untuk memelihara kitab-kitab ALLAH." [QS.Al Maa-idah; 44].



Sedangkan AL-QUR'AN,maka ALLAH sendiri yang menjaganya,sebagaimana firman-Nya ; "Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan AL-QUR'AN dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." [QS.Al-Hijr ; 9. ]>



Ketelitian ALLAH dalam menjaga kitab-Nya yang mulia (AL-QUR'AN ),terbukti dengan tertangkapnya sebagian orang berupaya untuk memasukan beberapa huruf yang bukan darinya,dan merubahanya dari jalan yang lain.Ketika mereka melihat ada sesuatu yang telah dekat dengan di hati setiap muslim,yaitu kecintaan terhadap Rasulullah, maka mereka mencermati sebuah ayat : "Muhammad itu adalah utusan ALLAH dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir,tetapi berkasih sayang sesama mereka." [QS.Al Fath: 29 ].



Lalu mereka menambahkan pada ayat di atas satu kalimat,yaitu; SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALAM.. Satu kalimat ini tidak ada pada mushaf aslinya. Kemudian mereka mencetak mushaf yang telah ditambah ayatnya itu.Mereka maksudkan dengan yang demikian itu,guna mencuri simpati hati kaum muslimin.Tetapi para ulama ketika membaca mushaf tersebut,mereka memerintahkan untuk membakarnya (memusnahkannya) seraya berkata: "Sesungguhnya pada ayat ini telah terjadi penambahan."Tetapi bukankah tambahanya itu adalah kalimat yang kalian cintai dan hormati."...Kata mereka.



Para ulama menjawab; "Sesungguhnya AL-QUR'AN itu tauqifiy (tiada ruang untuk berijtihad ),kami membaca dan mencetaknnya seperti ketika diturunkan." (Di jelaskan Dalam kitab Tafsir Asy Sya'rawy; 12/ 7653 ).



***SKENARIO ALLAH DALAM MENJAGA KITAB-NYA.***



Kita pahami bahwa ALLAH telah menyiapkan untuk AL-QUR'AN AL Adzim suatu kondisi yang berbeda dengan kitab-kitab sebelumnya.Yaitu Dia menjaganya secara langsung,berbeda dengan kitab-kitab sebelumnya,diantaranya;

1.) Dia menyiapkan suatu umat yang kuat dalam ingatan dan hafalannya. Yang demikian itu karena bangsa Arab pada masa jahiliyah terkenal dengan kekuatan hafalannya. Dimana mereka meriwayatkan beribu-ribu bait sya'ir yang tidak dibukukan.Karena sesungguhnya mereka bertumpu pada hafalan mereka.



2.)ALLAH memudahkan bagi manusia untuk menghafal AL-QUR'AN AL'Adzim,sebagaimana firman-Nya; "Dan sesungguhnya Kami mudahkan AL-QUR'AN untuk pelajaran,maka adakah orang yang mau mengambil pelajaran." [QS.Al-Qamar ; 17 ].



3.) Menyediakan sesuatu generasi yang memiliki ketajaman hafalan,kepahaman dan amanah.Para huffadz (penghafal AL-QUR'AN) menghafalnya langsung dari Rasulullah, sehingga rekatlah hafalan mereka.lalu membukukannya setelah itu.Kemudian Rasulullah turun tangan langsung untuk memeriksanya.



4.)ALLAH mengutus malaikat Jibril untuk mengecek hafalan Nabi.Dimana beliau menghafal ayat-ayat yang diwahyukan kepadanya,kemudian Jibril mengkoreksi hafalan beliau sekali dalam setahun.Dan di tahun terakhir dari kehidupan beliau yang penuh berkah,Jibril mengkoreksi hafalan beliau seluruhnya dua kali.



5.)Setelah AL-QUR'AN rampung dibukukan, bukan berarti tidak ada upayah untuk menjaganya.Para huffadz mengkoreksi lembar perlembar dari mushaf.Ketika akan dicetak dengan cetakan tertentu,maka dibentuklah lajnah (panitia) khusus dan dewan pakar dari para huffadz senior di dunia Islam untuk mengkoreksi secara teliti dan cermat setiap hurufnya sebelum diiziinkan untuk dicetak.



Dengan metode seperti ini,maka terwujudlah pemeliharaan AL-QUR'AN AL'Adzim yang telah digariskan ALLAH sejak zaman azali yaitu di Lauh Mahfudz.ALLAH telah menepati janji-Nya yang benar dalam firman-Nya;"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan AL-QUR'AN dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." [ QS.Al-Hijr : 9 ].



Dan penjagaan AL-QUR'AN ini yang menjadi argumentasi yang paling terang mengenai keagungan AL-QUR'AN Al Karim.(Dalam kitab Raka'izul Iman; 206-207). Dan diantara pengaruh yang senantiasa membekas dari penjagaan AL-QUR'AN ini adalah;



1.)Memutuskan obsesi musuh-musuh Islam untuk merubah AL-QUR'AN.



2.)Kaum muslimin dapat merasakan nikmat pemeliharaan ini, dan konsekwensi yang lahir darinya berupa ketsiqahan yang sempurna,terbebas dari segala keraguan yang meyelimuti hati orang selain kita.>>>>>

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami