Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

*******DENGAN APA NABI DAN PARA RASUL BERBEDA KEDUDUKANNYA???*******

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 22.08

Oleh Ummu Marwah 31 Maret 2011









(((Bismillahirrahmanirrahim)))



Pemberitahuan perbedaan para nabi dan rasul akan mendapatkan bahwa ALLAH memberi kelebihan sebagian mereka dengan memberi kebaikan yang tidak diberikan kepada yang lain,atau mengangkat derajatanya lebih tinggi dari yang lain,atau dalam kesungguhannya dalam ibadah kepada ALLAH dan berdakwah kepadanya,juga melaksanakan perintah yang dibebankan kepadanya.



Nabi DAUD diberikan kelebihan oleh ALLAH dengan diberikan ZABUR.

Dan ALLAH berfirman:> (QS.Al-Isra:55 )



Dan ALLAH memberi Nabi MUSA dengan kitab TAURAT.

Sebagaimana firman-Nya:> (QS.Al-Baqarah: 53)

Kitab Tersebut adalah Taurat,ALLAH berfirman:> (QS.Al-Maidah:44)



Kemudian ALLAH memberikan Nabi ISA,,INJIL.

Dan ALLAH berfirman:> (QS.Al-Maidah: 46)



ALLAH telah memberikan keistimewaan kepada Nabi Adam bahwasanya ia adalah bapak manusia,diamana ALLAH menciptakannya dengan tangan-Nya dan meniupkan padanya dari Roh-Nya,dan memerintahkan malaikat untuk sujud kepadanya.



ALLAH memberikan kelebihan kepada Nabi NUH bahwa ia adalah (Rasul pertama kepada penduduk bumi, dan ALLAH menamakannya dengan hamba yang bersyukur).



ALLAH memberikan kelebihan kepada Nabi IBRAHIM dengan menjadikannya kekasih ALLAH,sebagaimana firman-Nya:> (QS. An-Nisa: 125)

Serta menjadikannya Imam bagi seluruh umat manusia,sebagaimana firman-Nya:> (QS.Al-Baqrah:124)



ALLAH melebihkan Nabi MUSA dengan risalah dan berbicara kepadanya.

Sebagaimana firman-Nya: (QS.Al-A'raf: 144),.

Dan memilihnya untuk diri-Nya. Dan ALLAH berfirman:> (QS. Thaha: 41)



Dan ALLAH memberikan kelebihan Nabi ISA sebagi utusan-ALLAH,dan kalimatnya yang disampaikannya kepada Maryam dan Roh dari-Nya,dan ia berbicara dengan manusia dalam buaian.

ALLAH berfirman:> (QS. An-Nisa: 171).



Antara para Nabi berbeda dalam segi yang lain,ada yang hanya menjadi Nabi saja, tidak menjadi yang lain.Dan ada yang menjadi Nabi dan Raja,juga ada yang menjadi hamba dan Rasul.

Adapun Nabi yang didustakan dan tidak diikuti,juga tidak ditaati,ini adalah Nabi,dan bukan Raja.

Adapun yang dipercayai,diikuti serta ditaati,kalau ia tidak memerintah kecuali apa yang diperintahkan oleh ALLAH maka ia adalah hamba dan Nabi,bukan Raja,dan kalau ia memerintah dengan dia kehendaki dan boleh baginya maka ia Nabi dan Raja,sebagaimana firman ALLAH:> (Qs. Shaad: 39)



Nabi yang menjadi raja disini adalah kebalikan seorang hamba dan Rasul,sebagaimana dikatakan kepada Nabi:> (HR.Ahmad)

Dan kedudukan hamba yang menjadi Rasul lebih sempurna dari pada Nabi yang menjadi Raja,sebagaimana Nabi kita Muhammad,beliau adalah hamba dan Rasul,didukung dan ditaati serta ditakuti.

Oleh karena itu ia mendapat pahala seperti orang yang mengikutinya,makhluk mendapat manfaat darinya,mereka menyayanginya dan beliau sayang kepada mereka,beliau tidak memilih menjadi raja,agar tidak berkurang,karena raja menikmati kedudukan dan harta,dari bagiannya diakhirat.

Jadi,hamba dan Rasul lebih utama di sisi ALLAH dari pada Nabi dan Raja.Oleh karena itu,Nuh,Ibrahim,Musa dan Isa lebih utama disisi ALLAH dari pada Daud dan Sulaiman juga Yusuf.



"Keutamaan Rasul Terakhir Muhammad"

ketika ALLAH mengutus orang-orang dahulu dan terakhir pada hari kiamat,RASULULLAH menjadi penghulu anak cucu Adam,,ditangannya ada bendera pujian,para Nabi dan Rasul pada hari itu berada di bawah benderanya, dari Ubai ia berkata, Rasulullah bersabda:> (HR.Turmudzi),..Ibnu Majah meriwayatkan dari Abu Hurairah dengan lafaz: "Aku adalah penghulu keturunan Adam,dan orang pertama yang terbelah bumi baginya,dan orang-orang minta SYAFAAT kepada para Rasul yang agung agar mereka meminta SYAFAAT kepada ALLAH agar meringankan bagi hamba-Nya,maka para Rasul menolak,masing-masing berkata :"PERGILAH KEPADA SELAINKU, Sehingga ketika mereka MENDATANGI ISA As ia berkata: "Pergilah kepada Muhammad seorang hamba yang telah diampuni oleh ALLAH dosanya yang terdahulu dan yang akan datang." Ini adalah keutamaannya pada hari agung itu,itu tidak lain karena ALLAH mengaruninya sifat-sifat yang agung,akhlak yang mulia,bermujahadah dalam ketaatan kepada ALLAH,dan melaksanakan perintah-Nya.ALLAH telah memberikan kelebihan ke atas diri beliau,dakwah dan umatnya dengan beberapa kelebihan,diantaranya adalah bahwa beliau dijadikan kekasih-Nya sebagaimana ALLAH menjadikan Nabi Ibrahim sebagai kekasih-Nya,dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya dari Abu Awanah:> (HR,Muslim) Dan ALLAH memberinya AL-QUR'AN yang agung dimana tidak seorang pun dari para Nabi dan Rasul yang diberi sepertinya,,Dan ALLAH berfirman:> (QS.Al-Hijr: 87).

Dan ALLAH mengistimewakannya dengan enam perkara yang tidak diberikan kepada seorang pun dari para Nabi sebelumnya,dalam hadits dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda:> (HR.Muslim dan Turmudzi).



Rasulullah mengambarkan bahwa ALLAH melebihkannya atas para Rasul yang lain dengan enam perkara,diberi kata yang ringkas,yaitu kata-kata yang singkat namun penuh dengan makna.Dan aku ditolong dengan rasa takut pada musuh,yaitu ALLAH memberikan rasa takut di hati musuh2ny,yaitu takut kepada Rasul-Nya dan para pengikut Rasulullah.

Harta rampasan perang dihalakan untukku,dan dulu harta rampasan perang para Rasul sebelumnya dan para pengikutnya dikumpukan kemudian turun api dari langit lalu membakarnya.

Dan bumi dijadikan baginya dan umatnya sebagai masjid dan alat untuk bersuci,siapa saja dari umat ini yang memasuki waktu shalat,ia bisa berwudhu,jika tidak ada air boleh bertayamum.

Kemudian shalat di masjid,atau dirumah atau di padang pasir.

Disebutkan dalam firman-Nya:> (QS.Al-A’raf: 158)

ALLAH mengutus kepada jin sebagaimana mengutusnya kepada manusia,rombongan jin telah kembali setelah mendengar AL-QUR’AN,dan beriman kepada kebenaran yang diturunkan oleh ALLAH.

Mereka mengajak kaumnya untuk beriman,sebagaimana firman-Nya:> (QS.Al Ahqaf: 31-32)

Dan Kelebihan yang keenam,beliau adalah penutup para Nabi,tidak ada Nabi setelah beliau.

Seperti ditegaskan dalam firman-Nya:> (QS.Al-Ahzab: 40)

Dan apabila Rasul kita adalah penutup para Nabi,maka sudah pasti ia penutup para Rasul,hal ini karena setiap Rasul pasti Nabi,tidak diragukan lagi.

Kalau kenabian setelah Nabi Muhammad sudah putus,maka kerasulan pun diputuskan,karena Rasul sudah pasti Nabi.

Makna penutup para Nabi dan Rasul adalah bahwa tidak diutus Rasul sesudahnya dan syariat.



ADAPUN TURUNYA NABI ISA DI AKHIR ZAMAN,ITU BENAR,SEBAGAIMANA DIKABARKAN OLEH RASULULLAH,AKAN TETAPI IA TIDAK TURUN UNTUK MEMIMPIN DENGAN TAURAT DAN INJIL,AKAN TETAPI MENGHUKUMI DENGAN AL-QUR’AN,MENGHANCURKAN SALIB,MEMBUNUH BABI,DAN ADZAN UNTUK SHALAT.



((Penjelasan khusus:))

Setelah Rasulullah diutus,,munculah orang-orang yang mengaku nabi,seperti Musailamah al kazdzab,Al Aswad al Ansi,dan Sajjah.Orang seperti mereka masih selalu muncul,pada abad yang lalu telah muncul Ali Muhammad Asy Syairazi (dilahirkan tahun 1819 m)dan ia diberi gelar AL BAB,pengikutnya menamakan diri AL Babiyah,sekali waktu dia mengaku nabi dan mengaku tuhan,dan muridnya yang diberi gelar (Baha’ullah)mengikuti jejaknya,dan para pengikutnya menamakan diri dengan AL Baha’iyah,di antara mereka adalah Mirza Gulam ahmad al Qadiyani,ia mempunyai pengikut yang tersebar di India,Jerman,Inggris dan Amerika,mereka punya masjid-masjid yang digunakan untuk menyesatkan umat Islam.

Dahulu mereka disebut al Qadiyani,dan sekarang mereka menyebut diri mereka dengan AHMADIYAH.Sehingga untuk lebih menyesatkan hamba ALLAH. Terakhir orang yang mengaku nabi muncul di SUDAN, ALLAH telah menjamin untuk membongkar kedok semua yang mengaku nabi.

Seperti dalam firman-Nya:> (QS.Yunus: 69)



Nash-Nash yang Melarang Membeda-Bedakan di Antara Para Nabi.

----------------------------------------------------------------------------------

Ada beberapa hadits yang melarang umat Islam membeda-bedakan sebagian Nabi dari yang lain,di antaranya adalah yang diriwayatkan oleh Abu Said Al-Khudri.

RASULULLAH bersabda:> (Muttafaq alaihi).

Dari Abu Hurairah ia berkata:RASULULLAH bersabda:> (HR.Bukhari dan Muslim)

Yakni janganlah kalian katakana bahwa si fulan lebih baik dari pada si fulan,dan janganlah pula fulan lebih Utama dari si fulan.Hadits-hadits ini tidak bertentangan dengan nash-nash AL-QUR’AN yang menunjukkan bahwa ALLAH melebihkan sebagian nabi atas yang lain,dan sebagian rasul atas yang lain.

Dan larangan yang ada dalam hadits seharusnya dipahami dengan larangan mengutamakan apabila berdasarkan fanatisme dan meghinakan, atau apabila melebihkan ini menyebabkan pertengkaran dan fitnah.[Dijelaskan dalam kitab Syarh at Thahawiyah hal: 170]

Hal ini bisa kita pahami sebab datangnya hadits dalam Shahih Bukhari dan lainya dari Abu Hurairah dari RASULULLAH,,ia berkata:> (HR.Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain:> (HR.Bukhari)



Ibnu Hajar berkata dalam masalah ini: “ULAMA BERKATA TENTANG LARANGAN MENGUTAMAKAN DIANTARA PARA NABI: LARANGAN ITU HANYALAH BAGI SIAPA YANG BERKATA BERDASARKAN PENDAPAT SENDIRI,BUKAN YANG BERKATA BERDASARKAN DALIL,ATAU YANG MENGATAKANNYA LALU MENYEBABKAN PADA PENGHINAAN,MAKA IA TIDAK UTAMA.ATAU MENYEBABKAN PADA PERTENGKARAN DAN PERTIKAIAN.ATAU MAKSUDNYA JANGAN MENGUTAMAKAN DENGAN SEGALA MACAM KEUTAMAAN SEHINGGA YANG LAIN DIANGGAP TIDAK MEMPUYAI KEUTAMAAN SAMA SEKALI.

[dijelaskan dalam kitab Fath Al-Bari,6/446,dan untuk tambahan lihat tafsir Ibnu Katsir,dan Tafsir Qurthubi dalam tafsir ayat;253 dalam surah Al-Baqarah.]

DI NUKIL DARI SEBAGIAN ULAMA BAHWA IA BERKATA;”RIWAYAT-RIWAYAT YANG ADA TENTANG LARANGAN MENGUTAMAKAN SALAH SATU NABI HANYALAH BERKAITAN DENGAN PERDEBATAN DENGAN AHLI KITAB,DAN MENGUTAMAKAN SEBAGIAN NABI ATAS YANG LAIN DALAM PERDEBATAN,KARENA PERDEBATAN APABILA TERJADI ANTARA KEDUA PEMELUK AGAMA,TIDAK TERTUTUP KEMUNGKINAN SALAH SATU MENGHINAKAN YANG LAIN,SEHINGGA MENYEBABKAN KEKAFIRAN.

ADAPUN MENGUTAMAKAN BERDASARKAN PEMBANDINGAN ANTARA KELEBIHAN MASING-MASING AGAR DIKETHAUI YANG LEBIH UTAMA DALAM HAL HUKUM SYARIAT MAKA ITU TIDAK MASUK DALAM LARANGAN.”

,(((((((((((((((SEMOGGAH BERMANFAAT BUAT KITA, DALAM MENINGKATKAN IMAN DAN TAKWA.....WABILLAHI TAUFIK WAL HIDAYAH,,,ASSALAMU'ALAIKUM WARRAHMATULLAHI WA BARAKAATUH........Salam ukhuwah.)))))))))))))))))

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami