Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

*****PUNCAK KESEDIHAN PARA SAHABAT RASULULLAH*****

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 21.44

 
 
Oleh Ummu Marwah 17 Februari 2011












SAMBUNGAN SEPENINGGAL BELIAU.


**Puncak Kesedihan Para sahabat**


Tersebarlah berita yang menyedihkan itu,langit dan penjuru kota Madinah pun menjadi kelabu.Anas berkata,"Aku tidak mendapatkan hari yang lebih indah dan bercahaya dari pada hari dikala Rasulullah memasuki kota Madinah,dan aku tidak pernah menemukan hari yang lebih buruk dan gelap dari pada hari ketika Rasulullah wafat."[Diriwayatkan oleh ad-Darimi.Misykatul Mashabih,II/547]

Ketika Rasulullah wafat,,Fathimah berkata,,"Wahai ayahku yang telah menjawab panggilan Tuhannya,,"Wahai ayahku yang surga Firdaus menjadi tempat tinggalnya,,"Wahai ayahku,,kepada Jibril kami mengambarkan kematian ini." [Shahih Bukhari,Bab Maradhun Nabi,II/641]



**Sikap Umar**

Umar bin al-Khaththab berdiri dan berkata,,"Sesungguhnya beberapa orang dari kaum munafik beranggapan bahwa Rasulullah telah wafat!!,,Sesungguhnya Rasulullah itu tidak mati,akan tetapi pergi menemui Tuhannya sebagaimana Nabi Musa bin Imran pergi kepada-Nya,ia pergi meninggalkan kaumnya selama 40 hari dan kemudian dia kembali lagi kepada mereka setelah sebelumnya dikabarkan telah mati.Demi ALLAH,Rasulullah benar-benar akan kembali,sungguh dia akan memotong tangan dan kaki mereka yang menganggap bahwa beliau telah mati. [Ibnu Hisyam,II/655.]{Umar dalam keadaan guncang jiwanya sepeninggal beliau}



**Sikap Abu Bakar**

Abu Bakar datang dengan menunggang kuda dari tempat tinggalnya di kampung Sanah,kemudian ia turun dan masuk ke dalam masjid,ia tidak berbicara kepada mereka yang hadir,hingga masuk ke bilik Aisyah dan menuju ke tempat Rasulullah yang sedang ditutupi dengan kain lebar.Abu Bakar membuka wajahnya,kemudian menundukkan kepala kepadanya,lalu menciumnya dan menangis.Selanjutnya ia berkata,,"Ayah dan ibu sebagai tebusan bagimu ALLAH tidak akan menyatukan padamu dua kematian,ada pun kematian yang telah ditetapkan oleh ALLAH atasmu telah engkau alami."

Kemudian Abu Bakar keluar,sedangkan Umar tengah berbicara dengan orang-orang yang hadir di masjid,Abu Bakar berkata, "Duduklah wahai Umar!"...Akan tetapi Umar tidak mau duduk.Kemudian Abu Bakar membaca kalimat syahadat,sehingga orang-orang datang mengerumuninya dan meninggalkan Umar. Abu Bakar berkata,"Amma ba'du, barangsiapa di antara kalian yang menyembah ALLAH,sesungguhnya ALLAH itu Maha hidup dan tidak akan mati. ALLAH BERFIRMAN:

Ibnu Abbas berkata,Demi ALLAH,sungguh seakan-akan para sahabat pada saat itu tidak mengetahui bahwa ALLAH telah menurunkan ayat ini,kecuali setelah Abu Bakar membacanya,kemudian semua orang mendengarnya dari Abu Bakar,dan aku tidak mendengar seorang pun dari manusia,kecuali ia membacanya.

Ibnul Musayyib berkata,Umar berkata,Demi ALLAH!" tidaklah aku mendengar Abu Bakar membacanya,kecuali aku tercengang hingga kedua kakiku tak mampu lagi menyanggaku,kemudian aku jatuh ke tanah pada saat ia membacanya,pada saat itu baru aku menyadari bahwa Rasulullah telah wafat." [Shahih Bukhari,II/640]



**Mempersiapkan dan Melepas Kepergian Jasad Rasulullah Yang Mulia Ke Dalam Tanah**

Telah terjadi perselisihan dalam masalah kekhilafahan,sebelum mereka mengurus jasad Rasulullah,sehingga berlangsung diskusi,debat,dialog serta bantah-bantahan antara kaum Muhajirin dan kaum Anshar di Saqifah kebun bani Sa'idah,dan akhirnya mereka sepakat untuk mengangkat Abu Bakar sebagai Khalifah.Dan hal ini berlangsung sepanjang hari Senin hingga masuk waktu malam,kemudian mereka sibuk mengurusi jenazah Rasulullah,hingga akhir malam (malam Selasa)mendekati Shubuh jasad beliau yang diberkahi masih berada dikasur tertutup kain,dan pintunya ditutup bagi orang lain kecuali keluargga beliau.

Pada hari Selasa mereka memandikan beliau tanpa melepas pakaiannya,orang-orang yang memandikannya adalah al-Abbas,Ali,al-Fadhl bin al-Abbas,Qustm bin al- Abbas,Syarqran budak Rasulullah,Usamah bin Zaid dan Aus bin Khauli.

al-Abbas,al-Fadhl dan Qutsm yang membalik jasad beliau,sedangkan Usamah dan Syaqran yang menyiramkan airnya,sedang Ali yang membasuhnya dan Aus yang menyandarkannya ke dadanya.

Beliau dibasuh dengan air dan bidara tiga kali basuhan,dan dimandikan dengan air dengan air dari sumur yang bernama al-Ghars milik Sa'd bin Haitsamah di Quba' yang mana Rasulullah pernah meminum air dari sumur tersebut. [Dijelaskan dalam kitab,Thabaqat Ibnu Sa'd,II/277-281].

Kemudian mereka mengafaninya dengan tiga helai kain tenunan Yaman.Kain itu berwarna putih,terbuat dari katun,tanpa baju dan surban. [Muttafaq alaih,,Shahih Bukhari,I/169.Shahih Muslim,I/306.]

Mereka mengenakan pakaian tersebut padanya satu persatu secara berlapisan.

Mereka berselisih tentang tempat pemakamannya,Abu Bakar berkata,,Sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah bersabda,"Tidak seorang pun Nabi wafat kecuali dikubur ditempat ia wafat."Maka Abu Thalhah mengangkat kasur yang dipakai Rasulullah pada saat meninggal,kemudian ia menggali tanah yang ada di bahwanya,dan bentuk liang lahad.

Orang-orang memasuki kamar secara bergantian sepuluh sepuluh.Mereka menshalatkan Rasulullah secara sendiri-sendiri tanpa ada seorangpun yang mengimami mereka.Pertama kali menshalatkan adalah keluargga beliau,kemudian orang-orang Muhajirin,setelah itu orang-orang Anshar.Para wanita menshalatkannya setelah kaum pria,setelah itu anak-anak kecil,atau anak-anak kecil dahulu kemudian wanita.[Di jelaskan dalam Kitab Muwaththa 'Imam Malik kitab al-Janaiz bab Dafnu al-Mayyit,I/231 dan Thabaqat Ibnu Sa'd,II/288-292].

Hal ini berlangsung pada hari Selasa dan terus berlalu hingga tiba malam Rabu,Aisyah berkata,,"Kami tidak mengetahui berlansungnya pemakaman Rasulullah kecuali setelah kami medengar suara cangkul di tengah malam."Di dalam sebuah riwayat disebutkan,"pada akhir malam Rabu."[Musnad Imam Ahmad,VI/62,274.lebih jelasnya pertemuan dengan Yang Maha Tinggi,,Shahih Bukari bab Maradhun Nabi dan bebarapa bab setelahnya,begitu juga Fathul Bari,Shahih Muslim dan Misykatul Mashabih bab Wafatun Nabi dan Ibnu Hisyam,II/649-665,Talqihu Fuhumi Ahlil Atsr hal.38,39 dan Rahmah lil Alamin,I/277-286 dan pada referensi terakhir ini terdapat semua keterangan waktu.]



(((((((((((YA ALLAH,,SAMPAIKANLAH SHALAWAT KEPADA NABI MUHAMMAD,DAN PARA KELUARGGANYA,SEBAGAIMANA ENGKAU TELAH MENYAMPAIKAN SHALAWAT KEPADA NABI IBRAHIM,DAN KEPADA KELUARGGANYA,SESUNGGUHNYA ENGKAU MAHA TERPUJI LAGI MAHASUCI.

YA ALLAH BERIKANLAH BERKAH-MU KEPADA NABI MUHAMMAD DAN KELUARGGANYA SEBAGAIMANA ENGKAU TELAH BERIKAN BARAKAH-MU KEPADA NABI IBRAHIM DAN KELUARGGANYA,SESUNGGUHNYA ENGKAULAH MAHA TERPUJI LAGI MAHA SUCI.)))))))))))



SEMOGGAH MENJADI RENUNGAN BUAT KITA DALAM MENINGKATKAN IMAN DAN TAKWA.....WABILLAHI TAUFIK WAL HIDAYAH,,,ASSALAMU'ALAIKUM WARRAHMATULLAHI WA BARAKAATUH........Salam ukhuwah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami