Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

******KEBUTUHAN MANUSIA KEPADA RASUL*******

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 21.56

 
Oleh Ummu Marwah 28 Februari 2011











(((((((((((BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM))))))))))))))



Segalah puji bagi ALLAH,shalawat dan salam bagi Rasulullah,keluargga dan para sahabatnya juga orang-orang yang mengikuti sunnah beliau sampai akhir zaman.

Jika dahulu manusia mendebat para Rasul,menolak ilmu dari mereka dan berpaling,manusia di abad ke 21 ini,lebih banyak lagi mendebat ajaran mereka.Justru ketika mereka telah mencapai puncak kemajuan materi,menyelam kedalam dasar lautan,terbang ke luar angkasa,memproduksikan nuklir,menemukan banyak kekuatan alam yang terkandung dalam jagad raya ini.

Namun mereka tetap berpaling,ibarat keledai yang lari dari tunggangan-tunggannya tanpa menoleh ketika melihat serigala.ALLAH berfirman:[orang-orang kafir] berpaling dari peringatan [ALLAH]? Seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut.Lari dari singa.>> (QS. Al-Mudatsir : 49-51)

Manusia sekarang lebih enggan menerima para rasul dan ajarannya dibanding orang terdahulu,karena mereka bangga dengan ilmu pengetahuan yang telah dicapai.Mereka sombong untuk mengikuti orang-orang yang hidup pada masa -masa sebelum mereka.

ALLAH berfirman:Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka [membawa] keterangan-keterangan lalu berkata:"Apakah manusia yang akan memberikan petunjuk kepada kami?" Atau mereka ingkar dan berpaling;dan ALLAH tidak memerlukan [mereka].Dan ALLAH MAHA KAYA LAGI MAHA TERPUJI.>> (QS.Al Ma'arij: 6)

Setan dari jenis manusia meniupkan pada akal manusia,mengajak mereka membrontak ke pada ALLAH,menolak ajaran rasul.

Mereka beralasan bahwa syariat ALLAH mengurung akal mereka,menghentikan roda kehidupan dan membekukan peradapan dan kemajuan.

Negara-negara sekarang ini telah membuat aturan,undang-undang dan ajaranya untuk menolak ajaran para rasul.Bahkan sebagian negara menjadikan ateisme (tidak mengakui adanya Tuhan) sebagai dasar hukumnya.Mereka menyebutnya sekularisme.

Banyak negara yang memerintah umat Islam berpaham seperti ini. Masyarakat awam rela memuat pasal dalam undang-undangnya yang menyatakan Islam sebagai agama negara.Tapi pasal ini tidak berarti apa2,karena tertutup pasal-pasal sebelumnya dan sesudahnya,dan aturan-aturan buatan manusia.

Benarkah manusia sekarang telah sampai pada tingkat dimana ia tidak butuh lagi kepada para rasul dan ajaran para rasul?...

Untuk menjawabnya,cukup kita melihat pada negara-negara yang disebut maju dan terkemuka seperti Amerika Serikat,Inggris,Prancis,Rusia dan Cina.

Kita lihat sampai dimana kesengsaraan yang meliputi mereka.Kita tidak mengingkari bahwa mereka telah mencapai kemajuan materi yang cukup jauh.

Tapi dalam segi lain,dimana ajaran para rasul datang untuk memperbaikinya,terutama dalam segi moral dan lain2nya,mereka sangat terkebelakang.

Tak seorangpun yang mengingkari bahwa keresahan,penyakit,dan kekalutan jiwa pada masa sekarang sudah merupakan ciri dunia modern.

Karena itu,timbulah kenakalan remaja.Mereka melawan norma,akhlak,kondisi,dan undang-undang.

Mereka mengikuti setiap teriakan,baik dari Timur maupun Barat, yang menawarkan filsafat,kurafat,dan kebodohan.

Mereka menyangka disitulah letak kebahagiaan.Dunia Barat telah merubah dunia menjadi tempat kejahatan,telah merusaknya sampai ke tulang sumsum.Penyimpangan dan kesia-siaan meraja,perbuatan mesum menguncang podasi negara-negara besar.Kemudian yang tersembunyi lebih besar dari yang nampak.

Orang-orang sekarang yang disebut modren justru menghancurkan rumah-rumah dengan tangan-tangan mereka sendiri.Peradapan telah terbunuh dan merasuki mereka,hingga membunuh individu dan memisahkan kelompok.Dunia modren ini ibarat burung besar yang ingin berputar-putar diangkasa dengan satu sayap.

Kita sangat butuh kepada ajaran para rasul dan ajarannya untuk memperbaiki hati kita,menyinari diri kita,dan memberi petunjuk pada akal.Kita perlu kepada ajaran para rasul untuk mengetahui arah hidup kita,mengetahui hubungan kita dengan Pencipta kita.Kita butuh pada ajaran para rasul agar tidak terpeleset atau menyimpang lalu terjatuh dalam kumbangan kesesatan.



~PENJELASAN IBNUL QAYYIM.~



Ibnul Qayyim menjelaskan perlunya manusia kepada para rasul dan ajaran yang mereka bawa:

Karenanya,Anda tauh bahwa manusia sangat perlu mengenal para rasul dan risalah yang dibawahnya,mempercayai perkataan mereka,menaati perintah mereka.Sebab,tak ada jalan menuju kebahagiaan dan keberuntungan di dunia dan diakhirat kecuali lewat para rasul.Tak ada jalan mengetahui yang baik dan yang buruk dengan rinci kecuali dari mereka.tak akan mendapat ridha ALLAH kecuali lewat mereka.Semua perbuatan dan perkataan yang baik serta akhlak tak lain adalah petunjuk dan ajaran mereka.Dengan mengikuti mereka,orang-orang mendapat petunjuk berbeda dengan orang-orang sesat.Kebutuhan terhadap mereka lebih besar daripada butuhnya badan kepada roh,perlunya mata pada cahaya,perlunya roh pada kehidupan.Kebutuhan dan keperluan apa pun tak ada yang melebihi kebutuhan manusia pada para rasul dengan ajarannya yang benar,[bukan seperti ajaran2 sesat,dalam agama yang tersembunyi maupun secara terang2an dengan berbagai pengakuan seperti datangnya para nabi/rasul yg palsu juga orang-orang kafir dan jahiliyah.]

Apa pendapat Anda tentang orang yang ketika petunjuk dan ajarannya jauh dari anda,sekejab mata hati akan menjadi rusak?..Seperti ikan yang berpisah dari air lalu diletakkan di wajan.Kondisi manusia ketika hatinya jauh dari ajaran rasul akan menjadi seperti ini,bahkan lebih.Tapi hanya hati yang hidup yang dapat merasakan hal ini.Luka tidak memberikan rasa sakit bagi mayat.

Jika kebahagiaan seorang hamba di dunia dan di akhirat tergantung pada petunjuk Nabi,maka siapa yang akan menasehati dirinya,menginginkan keselamatan dan kebahagiaan bagi dirinya ia wajib mengetahui petunjuk dan sejarah hidup beliau.Semua itu mengeluarkan dirinya dari kebodohan.Dalam hal ini,manusia berbeda-beda.Ada yang mendapat sedikit petunjuk,ada yang banyak,serta ada juga yang tidak dapat.Keutamaan milik ALLAH.Dan Dia memberikan kepada siapa yang dia kehendaki.ALLAH mempunyai karunia yang agung.[di jelaskan dalam kitab Zaadul Ma'ad: 1/5]



~PENJELASAN IBNU TAIMIYAH.~



Syaikh Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: "Kerasulan sangat penting bagi manusia." Tak bisa dipungkiri,kebutuhan kepada mereka melampaui kebutuhan-kebutuhan lainnya.Kerasulan adalah roh dunia,cahayanya,dan kehidupannya.Kebaikan apa yang tersisa untuk dunia ketika tak ada roh,kehidupan,dan cahaya?..Dunia gelap dan terlaknat kecuali yang disinari matahari kerasulan.Ketika manusia tidak terbit dalam di hatinya matahari kerasulan,tidak mendapat kehidupan dan rohnya,ia berada dalam ke gelapan.Tak ubahnya seonggok mayat.ALLAH berfirman:> (QS.Al-An'am: 122 )

Ini ciri seorang mukmin.Dulu ia ibarat "mati" dalam kegelapan kebodohan.Lalu ALLAH "menghidupkannya" dengan roh kerasulan dan cahaya iman.ALLAH menjadikan untuk cahaya yang bisa dipakai berjalan di tengah manusia.Sedang orang kafir,hatinya mati dalam kegelapan.

Beliau melanjutkan:"ALLAH menyebut risalahnya dengan roh.Ketika roh tidak ada,maka hidup pun hilang." ALLAH berfirman:> (QS.As-Syura:52 )

Di sini ALLAH menyebut dua hal: ROH dan CAHAYA.

ROH adalah kehidupan dan CAHAYA adalah sinar. ALLAH membuat perumpamaan untuk wahyu yang diturunkan menjadi kehidupan hati dan cahaya.Ibarat air yang diturunkan dari langit menjadi kehidupan bagi bumi.Ibarat api yang memercikkan cahaya. ALLAH berfirman:> (QS.Ar-Ra'd:17 )

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan ayat ini: ALLAH mengumpamakan ilmu dengan air yang diturunkan dari langit.Karena denganya hati menjadi hidup.Sebagaimana air menghidupkan badan.Dia mengumpamakan hati dengan lembah,karena ia tempat ilmu.Sebab lembah adalah tempat air.Hati yang menampung banyak ilmu,ibarat lembah yang memuat air banyak.Hati yang menampung ilmu sedikit,ibarat lembah yang memuat air sedikit. ALLAH memberitahu bahwa buih mengambang di atas air karena campuran dengan air dan ia cepat hilang.Yang bermanfaat bagi manusia tetap tinggal dibumi.Begitu juga hati yang di campur dengan hawa nafsu dan syubhat lalu hilang mengering.Yang tinggal padanya adalah iman dan AL-QUR'AN yang bermanfaat bagi manusia.Dan ALLAH berfirman:> (QS.Ar-Ra'd :17)

Ini ada perumpamaan lainnya,yakni api.Yang pertama adalah untuk kehidupan,dan yang kedua untuk cahaya.

Beliau menjelaskan bahwa dua contoh tersebut ada persamaannya,yakni yang disebutkan dalam surah Al-Baqarah berikut ini:> (QS.Al-Baqarah: 17-19) Setelah jelas sifat orang beriman,Ibnu Taimiyah menjelaskan sifat orang kafir.Ia berkata:Orang kafir berada dalam kegelapan kufur dan syirik.Ia tidak hidup.Walaupun hidup,ia seperti hidupnya hewan.Ia kehilangan kehidupan rohani yang tinggi yang disebabkan oleh iman.

Dengan begitu,manusia mendapat kebahagiaan dan keberutungan dunia dan akhirat.Sebab ALLAH menjadikan para rasul sebagi perantara antara Diri-Nya dan hamba-Nya dalam mengenalkan apa yang bermanfaat dan mudharat bagi mereka.Dia menyempurnakan apa yang menjadi kebaikan mereka dalam kehidupan dan akhirat.Para rasul diutus untuk mengajak kepada ALLAH,mengenalkan jalan menuju ALLAH dan menjelaskan keadaan mereka sampai pada-Nya.Lalu beliau menjelaskan dasar-dasar yang disebutkan di atas."Asas pertama mengandung penetapan sifat-sifat,tauhid dan qadar. Dia menyebutkan ketentuan ALLAH pada kekasih-Nya dan musuh-Nya,yakni kisah-kisah yang dikisahkan pada hamba-Nya,juga perumpamaan-perumpamaan yang dibuat untuk mereka.Asas kedua mengandung PERINCIAN SYARIAT,PERINTAH,LARANGAN,DAN HAL-HAL YANG DIBOLEHKAN,JUGA TENTANG APA YANG DIBENCI DAN DICINTAI ALLAH.Asas ketiga mengandung iman pada HARI AKHIR,SURGA,NERAKA,PAHALA DAN SIKSA."

Menciptakan dan memerintah berdasarkan tiga dasar ini.Kebahagiaan dan keberuntungan tergantung kepadanya.Tak ada jalan untuk mengetahuinya kecuali lewat para rasul.Sebab,AKAL takkan sampai pada perinciannya dan mengetahui hakikatnya.Kalaupun bisa,itu hanya secara global.Seperti orang sakit,ia tauh bahwa kalau ia perlu dokter dan orang yang mengobati.TAPI IA TIDAK TAUH HAKIKAT PENYAKIT DAN CARA MENGOBATINYA. [Dijelaskan dalam Kitab Majmu' Fatawa Syaikh al Islam: 19/93-96]

(((((((((((((((SEMOGGAH MENJADI RENUNGAN BUAT KITA DALAM MENINGKATKAN IMAN DAN TAKWA.....WABILLAHI TAUFIK WAL HIDAYAH,,,ASSALAMU'ALAIKUM WARRAHMATULLAHI WA BARAKAATUH........Salam ukhuwah.)))))))))))))))))

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami