Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

*******PARA ABDI KA'BAH*******

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 02.14

                                                                                         
oleh Ummu Marwah pada 21 Agustus 2010














Umar bin Khattab pernah berkata kepada bangsa Quraisy;""Sesungguhnya yang menguasai urusan Baitullah sebeum kalian adalah kabilah Thasm,lalu mereka melalaikan kewajiban terhadap Baitullah dan merusak kehormatannya,sehingga ALLAH menghancurkan mereka.Kemudian urusan Baitullah dikuasai oleh kabilah Jurhum dan merekapun melalaikan kewajiban terhadapnya dan merusak kehormatannya.Hingga ALLAH menghancurkan mereka,maka janganlah kalian meremehkan urusannya!...,tetapi agungkanlah ia!..(1) Menurut para pakar sejarah,tatkala suku jurhum melalaikan tugasnya terhadap Ka'bah,ALLAH mengusir mereka.Kemudian urusan Ka'bah setelah Khuza'ah dikuasai oleh Qushayy bin Kilab.Ia yang bertangung jawab terhadap Ka'bah dan urusan kota Mekkah.Kemudian jabatan ini dialihkan kepada anaknya Abdul Dar;penangung jawab Ka'bah, Dar An-Nadwah dan pengibar bendera perang.(Dar An-Nadwah yang berarti:balai pertemuan adalah tempat penduduk Mekkah memutuskan perkara dan tempat mereka bermusyawara).Dan urusan menyediakan makanan dan minuman untuk jemaah haji diserahkan kepada anaknya yang lain:yaitu Abdul Manaf...Selanjutnya jabatan penangung jawab Ka'bah diserahkan oleh Apdul Dar kepada anaknya Utsman.Jabatan ini selanjutnya diwariskan secara turun temurun hingga akhirnya dipegang oleh Utsman bin Thalhah.


Utsman berkata:"Aku membuka pintu Ka'bah setiap hari senin dan Kamis,suatu hari Rasulullah dan para sahabatnya datang dan ingin masuk Ka'bah tetapi aku mencegahnya dan beliau menolakku dengan santun,seraya berkata:"Hai Utsman!..Suatu hari engkau akan melihat kunci Ka'bah ada ditanganku,lalu aku berikan kepada orang yang aku kehendaki".Aku berkata:"Di hari itu Quraisy menjadi binasa dan hina!"...Beliau berkata:"Bahkan menjadi Mulia."Lalu beliau masuk ke Ka'bah dan perkataannya tadi sangat menusuk jiwaku dan aku yakin bhwa apa yang diucapkan itu pasti terjadi. Kemudian aku ingin memasuk Islam tetapi kaumku sangat melarangku.


Ketika Rasulullah masuk ke mekkah melakukan umrah qadha,ALLAH mengubah hatiku dan memasukan Islam ke dalam relung hatiku,dan aku sangat berkeinginan untuk mendatangi beliau,tetapi beliau telah sampai ke Madinah.Kemudian diam-diam aku berangkat ke madinah,di tengah perjalanan aku ketemu dengan Khalid bin Walid,lalu kami beriringan.Ditengah jalan kami bertemu Amru bin Ash dan meneruskan perjalanan bersama,hingga kami sampai di Madinah dan berbai'at kepada Nabi.Selanjutnya aku menetap di Madinah bersama Nabi dan ikut dalam penakukan kota Mekkah.Setelah memasuki kota Mekkah beliau bersabda:"hai Ustman,berikanlah kepadaku kunci Ka'bah!"Lalu aku berikan kepadanya dan beliaupun mengambilnya dariku.Kemudian diserahkan lagi kepadaku,seraya bersabda:"Peganglah jabatan pengurus Ka'bah ini wahai Bani Thalhah!,Kekal selamanya,dan siapa yang merampasanya dari kalian berarti mereka orang yang dzalim."


Ibnu Abbas berkata:"Ketika Rasulullah meminta kunci Ka'bah dari Utsaman,ia ia telah menghulurkan tangannya kepada beliau.Lalu Abbas berkata:"Demi ayah dan ibuku!,,,Gabungan jabatan urusan Ka'bah dan memberi minum jema'ah haji kepadaku".Lalu Ustman menarik kembali tangannya khawatir Nabi memberikannya kepada Abbas,maka Nabi bersabda:"Berikan kunci itu padaku!". Dan Abbas mengulangi perkataannya dan Utsmanpun menahan tangannya,maka Nabi bersabda:Berikan kuncinya kepadaku jika engkau beriman kepada ALLAH dan hari akhir." Lalu ia berkata:"Ini wahai Rasulullah dengan amanah ALLAH", maka beliaupun mengambil kunci dan membuka Baitulah.,Kemudian Jibril turun dengan membawa firman ALLAH, (QS.An Nisaa;58) "Sesungguhnya ALLAH menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya". Kemudian Utsman tetap memegang kunci Baitullah hingga ia wafat.Dan kunci Ka'bah diserahkan kepada sepupunya Syaibah bin Utsman bin Abi Thalhah.Selanjutnya jabatan penanggung jawab Ka'bah berada di tangan putera-putera Syaibah.************** (1) HR.Baihaqi, Dala'il jilid.2 hal 49-50 dan Abdul Razaq no.9107 (1)Mutsir al ghuram as sakin,bab;Abdi Ka'bah............Semoggah manfaat,,,Barakallahu fikum......salam ukhuwah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami