Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

HAKEKAT TAWASUL

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 01.25

                                             
Ummu Marwah pada 20 Juli 2010







Kata-kata tawasul sebenarnya mencakup tiga lingkup tata cara.Sedangkan dua diantaranya sudah sepakat kaum muslimin tentang kebenaran tata cara yang dimaksud.
A.Tawasul ialah berperantaraan dengan jalan iman kepada Nabi Muhammad SAW.Dan menaatinya.Inilah asal pokok iman dan Islam kepada ALLAH.
B.Tawasul ialah berperantara dengan doa dan syafaat Nabi Muhammad SAW.,selagi beliau masih hidup.Ini juga bermanfaat terhadap orang yang menerima doa beliau dan menerima syafaat beliau.Di antara orang-orang Islam telah sepakat bahwa barang siapa mengingkari tawasul yang seperti ini,dan yang seperti pengertian pertama diatas,maka dia adalah kafir murtad yang harus bertobat,kalau tidak mau bertobat,berarti halal darahnya.
C.Tawasul macam ketiga ini menjadi masalah perdebatan,kalau ada di kalangan ulama yang memperbolehkannya,namun bukan satu atau dua saja ulama yang melarangnya,karena memang tak seorang pun sanggup tentang perkara ini menukil dari nabi SAW,yang biasa dijadikan landasan hujah oleh ahli ilmu,misalnya bersumpah atas nama ALLAH Azza wa Jalla dengan para Nabi dan orang-orang saleh.Atau memohon kepada mereka pribadi,pada hal mereka sudah tidak tauh,tidak hadir bersama pemohon,atau berdoa kepada mereka itu.Tak seoarngpun mampu menyatakan tentang itu dari Nabi SAW.Sesuatu yang bisa menjadi pegangan baik dalam bersumpah atau meminta kepadanya,maupun dalam sumpah atau memohonkan doa kepada makhluk-makhluk lain.Akan tetapi tawasul dengan jalan iman kepada Rasul-Nya dan menaatinya,maka inilah pokok asal-usul agama.Dan ini diketahui tanpa alternatif lain dalam agama Islam,khusus maupun umum.Barangsiapa mengingkari arti ini,kufurnya nyata secara khusus dan umum.
Adapun doa Nabi SAW..Dan syafaat beliau dapat memberikan manfaat kepada orang-orang muslim,ini juga harus mantap menjadi keyakinan,maka barangsiapa yang menyanggahnya,dia juga kafir,tetapi agak tersembunyi daripada yang terdahulu.Barang siapa yang mengingkarinya karena kebodohan tentang ketentuan yang demikian itu,maka sesungguhnya kalau dia terus-menerus mengingkarinya,dia adalah murtad.
Pengaruh baik berupa manfaat doa Nabi SAW.Dan syafaat beliau di dunia ini,tak seorang dari para ahli yang membantahnya.Mengenai syafaat beliau di hari akhirat,maka mazhab ahli sunah wal jamaah yang terdiri dari para sahabat,para tabi'in dan para pemuka yang empat kaum muslimin,serta yang lain-lainnya mempercayai,bahwa Nabi SAW.menyampaikan syafaat-syafaat ini atas izin ALLAH pada hari kiamat.Beliau memberikan syafaat kepada orang yang telah menerima ridah ALLAH mendapat syafaat beliau,sekalipun kepada umatnya yang berdosa besar.Syafaat itu hanya diberikan kepada orang-orang mukmin,bukan orang-orang yang berkepercayaan syirik.
Walaupun ada orang-orang musyrik yang cinta kepada beliau,karena mengangungkan syafaat beliau,akan tetapi tak akan mengeluarkan orang-orang musyrik itu dari dalam neraka.Yang hanya bisa di selamatkan dari neraka ialah oarng yang berkeyakinan tauhid dan iman dengan tauhidnya itu.Justru itulah paman beliau Abu Thalib dan lain-lainnya,walaupun mencintai beliau,akan tetapi dia atau mereka itu tidak menyatakan tauhid yang di dakwahkan oleh Rasulullah SAW.,,maka tidak memungkinkan mereka keluar dari neraka dengan syafaat beliau,dan tidak dengan lainnya.,,,,dalam suatu hadis sahih:"Dari Abu Hurairah r.a bahwa dia berkata,"Aku bertanya kepada Rasulullah,manusia manakah yang paling beruntung mendapatkan syafaat anda pada hari kiamat?"Beliau menjawab,"Manusia yang paling beruntung mendapat syafaatku pada hari kiamat ialah orang yang mengucapkan kalimat la ilaha illallah dan dalam kalbunya." (HR.Bukhari).
Dan dari hadis sahih juga dari Abu Hurairah:"Rasulullah SAW.Bresabda;"Setiap nabi mempunyai doa yang mustajab,maka setiap Nabi disegerahkan doanya,sedangkan doaku tersembunyi pada syafaat hari kiamat.maka syafaatku itu insya ALLAH mencapai kepada barangsiapa di antara umatku yang mati dengan tidak mempersekutukan ALLAH." (HR.Muslim)..
Dan di dalam kitab as-Sunan dari Auf bin malik mengatakan bahwa:"Rasulullah SAW,bersabda,"Seseorang diutus oleh Tuhanku mendatangi aku,dia menyuruh aku memilih antara memasukkan separuh dari umatku ke dalam surga dan syafaat,maka aku pilih syafaat.Dan syafaat itu untuk orang yang mati tanpa mempersekutukan ALLAH dengan sesuatu pun".
Dan dalam suatu lafaz beliau bersabda:"Dan barang siapa yang menjumpai ALLAH dengan tidak mempersekutukan-Nya terhadap sesuatu pun,maka dia berada dalam syafaatku."``````````````Semoggah dengan pemahaman catatan ini dapat menyadarkan kita akan betapa besarnya bahaya syirik buat kita semua.Sehingga memudahkan kita untuk mendapat syafaat beliau di akhirat nanti..Amin Ya Rabbal Alamin.......BarakAllahu fhikum.......salam ukhuwah..

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami