Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

***KAUM MUSLIMIN BERSAMA SAUDARA DAN TEMAN-TEMANNYA (Part.1)***

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 22.58

 
Oleh Ummu Marwah 8 Mei 2011











((Bismillahirrahmanirrahim))



Jalinan ikatan dan hubungan sesame muslim bersaudara adalah tulus dengan saudara-saudara dan teman-temannya,berbeda dengan hubungan kekeluarggaan dan ikatan social manusia lainnya.Hal itu karena ikatan dan hubungan yang dibina adalah atas dasar persudaraan karena ALLAH.Itulah ikatan yang terkuat antara yang satu dengan lainnya,baik laki-laki maupun perempuan.

Itulah ikatan iman yang disambung-Nya kepada kaum muslimin seluruhnya.

ALLAH berfirman:> (QS. Al-Hujarat: 10)

Persaudaraan iman merupakan ikatan hati yang paling kuat,jalinan jiwa yang paling kokoh serta hubungan akal dan rohani yang paling tinggi.

Maka tidak heran jika kita saksikan para kaum muslimin yang bersaudara karena ALLAH memiliki ikatan hati yang sangat kuat,abadi selamanya.Rasa persaudaraan tersebut dibangun diatas dasar cinta karena ALLAH.

Itulah cinta yang paling tinggi ,suci dan bersih dalam kehidupan manusia. Itulah cinta yang terlepas dari segalah manfaat,dan materi suci dari segala noda.Karena ikatan cinta yang suci dan jernih itu disinari oleh cahaya wahyu dan petunjuk nabawi.

Itulah cinta suci yang menyebabkan kaum muslimin dan muslimat dapat merasakan manisnya iman.Rasulullah bersabda:> (Muttafaq ‘alaihi)

**KEDUDUKAN ORANG-ORANG YANG SALING MENCINTAI KARENA ALLAH**

Banyak sekali dalil yang menegaskan tentang tingginya kedudukan orang-orang yang saling mencintai karena ALLAH,baik dari laki-laki maupun wanita.Juga melukiskan martabat mereka yang agung,kedudukan yang mulia yang dianugerhkan ALLAH kepada mereka pada hari dimana mereka dibangkitkan menghadap Tuhan semesta alam.

Dan cukup bagi mereka yang saling mengasihi karena ALLAH kemuliaan,kebanggaan,kehormatan saat ALLAH mengumpulkan mereka pada hari kiamat seraya berfirman:> (HR.MUSLIM)

Betapa agungnya kemuliaan!,…betapa luhurnya ke dudukan!,…betapa tingginya kedudukan!,..betapa tingginya kehormatan orang-orang yang saling mencintai karena ALLAH,di hari yang penuh dengan kebinasaan,kenistaan dan malapetaka yang besar.

Yang demikian itu karena cinta yang tulus suci yang memenuhi lubuk hati seorang insan terhadap saudaranya,tidak mengharapkan apa pun melainkan keridhaan ALLAH.Tak mudah menggapainya kecuali oarng-orang yang bersih hatinya,suci rohaninya. Karena mereka mampu menyingkirkan bisikan duniawi yang penuh dengan materi,syahwat dan kenikmatan semu,demi mengejar apa yang ada pada sisi ALLAH yang penuh dengan kenikmatan yang hakiki,dan ampunan yang agung.

Tidak mengherankan jika ALLAH mengangkat derajat orang-orang yang saling mencintai karena-Nya,dan kedudukan yang sesuai dengan kedudukan dan kemuliaan mereka.Sebagaimana kita temukan dalam dalilnya pada hadits yang diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal berkata;Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda “ALLAH berfirman:> (HR.TIRMIDZI)

Bahkan tidak heran jika ALLAH menganugerahkan kedudukan yang lebih besar,lebih mulia dan lebih tinggi lagi kepada hamba-hamba-Nya yang dimuliakan-Nya itu.”DIA” mengasihi mereka dengan cinta-Nya yang tak ternilai harganya,yang menjadi impian semua orang baik didunia amupun akhirat,seperti terdapat pada hadits Abu Hurairah dari Nabi bersabda:> (HR.MUSLIM.)

Betapa berkahnya cinta terhadap sesame,yang mengangkatnya kepada derajat yang mengalirkan kecintaan ALLAH dan ridha-Nya.

Rasulullah mengetahui bahwa cinta tulus suci ini mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam memperkokoh sebuah masyarakat insani,meninggikan derajat dan mensejahterakannya.Beliau tidak pernah menyia-nyiakan kesempatan yang ada untuk memerintahkan kaum muslimin agar saling mencintai,mempererat hubungan dan saling memaafkan.

Juga beliau memerintahkan sahabat-sahabatnya untuk mengambarkan perasaan cinta yang bersemayam di dalam hatinya kepada sudaranya,sebagai pembuka hati yang terkunci dan menumbuh subur cinta dan kasih serta memelihara kebeningan hati.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik:> (HR.ABU DAUD)

Dan Rasulullah telah mempraktikkan pula untuk dirinya,sebagai pengajaran bagi kaum muslimin bagaimana cara membangun sebuah masyarakat yang dinaungi cinta,persaudaraan,dan kebeningan jiwa.Suatu ketika beliau menggandeng tangan Mu’adz seraya bersabda:> (HR.AHMAD.)

Selanjutnya Mu’adz menebarkan aroma cinta suci ini kepada kaum muslimin ke persada bumi dengan meyampaikan apa yang telah didengarnya dari Rasulullah mengenai janji ALLAH kepada orang-orang yang saling mencintai karena-Nya berupa pahala yang agung dan cinta-Nya yang lebih besar lagi.

Imam Malik rahimahullah meriwayatkan dalam kitab Muwatha’-nya dengan isnad yang Shahih dari Abu Idris Al Khaulani,dia berkata:”Aku pernah mendatangi masjid Damaskus,tiba-tiba aku melihat seorang pemuda tampan sedang tersenyum manis kepadaku,hingga terlihat gigi taringnya yang putih dan bersih.Manusia berkerumun mengelilinginya.Ketika mereka berselisih pendapat,maka mereka merujuk kepada pemuda itu dan mereka berpijak pada pendapatnya. Maka aku bertanya: “Siapakah dia,?”…mereka menjawab:”Ini adalah Mu’adz bin Jabal.

Keesokan harinya aku dating ke masjid lebih awal,ternyata aku mendapatkannya sedang shalat.Aku menunggunya hingga dia selesai shalatnya.

Kemudian aku menemuinya seraya kuucapkan salam kepadanya,selanjutnya aku berkata:”Demi ALLAH,sesungguhnya aku benar-benar mencintaimu.” Mu’adz berkata:”Karena ALLAH,?” ….Aku menjawab :” Karena ALLAH.” Mu’adz mempertegas pertanyaannya “Karena ALLAH,?”…Aku menjawab:”Karena ALLAH.” Lalu dia menarik pakaianku untuk lebih mendekatinya,kemudian dia berucap,”Bergembiralah, karena sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah bersabda:> (HR. MALIK)

**PENGARUH CINTA KARENA ALLAH DALAM KEHIDUPAN**

Islam dating untuk membangun sebuah masyarakat teladan,yang dibangun diatas pondasi cinta,persaudaraan dan nasihat.Maka wajib bagi umat Islam untuk menebar benih cinta ke dalam hati setiap individu dari anggota masyarakat.Maka Islam menjadikan jalinan cinta diantara umat Islam sebagai syarat keimanan,yang akan menghantarkannya masuk kedalam surga.

Diriwayatkan oleh Muslim dari Abu Hurairah,bahwasanya Nabi bersabda:> (HR.MUSLIM.)

Sungguh suatu analisa kenabian yang sangat tepat.Dimana mustahil seseorang mampu membuang kebencian dari jiwa,membersihkan hati dari rasa dengki dan iri,terkecuali jika dia telah bersaudara (ukhuwah) dengan tulus dan jujur yang menghiasi kehidupan kaum muslimin dan muslimat.

Hati mereka dipenuhi dengan perasaan cinta,nasihat,keakraban dan ketulusan.Menyingkirkan rasa benci,permusuhan,tipu daya,dengki,iri hati dan seirama dengan itu.Dan jalan yang harus ditempuh untuk sampai kesana adalah dengan menebarkan salam,sebagai pembuka hati untuk menerima cinta,kebaikan,kasih saying,dan kejernihan jiwa.

Dari dasar inilah,Rasulullah selalu mengulang-gulang makna tersebut kepada umatnya,dengan harapan tertaburnya benih cinta di dalam hati,dan merawatnya hingga menghasilkan buah cinta yang besar,tulus dan murni sebagaimana yang dikehendaki Islam bagi kaum muslimin dan muslimat.

Dengan cinta yang tulus dan murni itulah Rasulullah membangun generasi awal dari kalangan sahabat dan sahabiyat,sehingga mereka menjadi pondasi yang kuat dan kokoh.Yang menjadi pijakan banteng Islam yang megah.Merekalah bintang gumintang yang bertaburan menghiasi langit,yang dengan sinarnya yang terang benderang menunjuki jalan umat dan bangsa.

Dan dengan cinta yang tulus dan murni itulah Rasulullah dapat membangun sebuah masyarakat teladan,yang dibangun di atas dasar ukhuwah imaniyah.Masyarakat yang kuat dan kokoh,yang mampu memikul tanggung jawab jihad dan rela berkorban demi Islam,dan menacapkan tiang-tiang panjinya agar terus berkibar.

Teramat mengangumkan dasar pijakan masyarakat muslim,hingga Rasulullah pernah mengilustrasikannya dalam sebuah sabdanya:> (Muttafaq ‘alaihi.)

Dan juga sabda beliau:> (Muttafaq ‘alaihi)

Sejarah juga telah mencatat partisipasi wanita muslimah generasi awal dalam membangun banteng Islam yang kokoh,yang dibangun di atas pondasi persaudaran iman.Mereka juga berperan aktif dalam menyebarkan embun cinta karena ALLAH,menebarkan aromanya yang semerbak mewangi di masyarakat muslim.Menjalin tali persaudaraan dengan saudara dan teman sejawat sepenuh hati dan perasaannya,hingga persudaraan karena ALLAH terikat kuat dan jalinan kasih semakin erat.

=====================**************************======================

((Semoggah bermanfaat dalam meningkatkan iman dan takwa.....wabillahi taufik wal hidayah,,,,Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barakaatuh.....
Salam Ukhuwah.))......Insyaallah nanti di sambung lagi.

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami