Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

******SEBAHAGIAN TANDA-TANDA KEDAHASYATAN HARI KIAMAT MENURUT AL-QUR'AN DAN HADITS********

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 11.20


oleh Ummu Marwah pada 2 Desember 2010










>> (QS.Al-Khafi: 1- 2 )

Al-Qur'an berbicara kepada kita tentang kedahasyatan hari itu yang mencengangkan mausia,membelalakkan pandangan mereka,menguasai jiwa mereka,dan menggoncangkan hati mereka.

Di antara agungnya kedahsyatan itu adalah kehancuran alam yang menyeluruh dan menakutkan yang menimpa bumi beserta gunung-gunungnya,dan langit beserta bintang-bintang,matahari dan bulannya.

Rabb kita berbicara bahwa bumi diguncang dan dihancurkan,gunung-gunung diterbangkan dan dihamburkan.,lautan diluapkan dan dipanaskan,langit terbelah dan berguncang,dan matahari digulung dan dihilangkan,bulan dihilangkan cahayanya,dan bintang-bintang berjatuhan,sinarnya hilang, dan rusak gugusannya.

Kami akan menyebutkan nash-nashnya yang mengambarkan kedahsyatan kejadian tersebut,kemudian kami akan kami menyebutkan apa yang terjadi bagi setiap pertanda yang agung pada hari itu.



1..:) BUMI DIGENGAM DAN LANGIT DILIPAT.

Pada hari kiamat ALLAH menggenggam bumi dengan tangan-Nya,dan melipat langit dengan tangan kanan-Nya,sebagaimana firman-Nya:>> (QS.Az-Zumar:67)

Di dalam firman-Nya yang lain,ALLAH memberitahukan bagaimana Dia menggulung langit..Seperti dalam firman-Nya:>> (QS.Al-Anbiya: 104 )

Ibnu Katsir berkata: "Shahih dari Ibnu Abbas bahwa sijil adalah lembaran-lembaran.Pendapat ini dikatakan oleh Ali bin Abi Thalhah ,dan al-Ufi seperti yang dikatakan oleh Mujahid,qatadah dan lain-lain.Pendapat ini juga dikuatkan oleh Ibnu Jarir,karena itulah yang dikenal dalam bahasa.Dengan demikian,makna > yakni atas kitab,maknanya yang tertulis. (lihat dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir: 4/602 )Ada hadits-hadits shahih yang menunjukkan seperti yang ditunjukkan oleh nash-nash Al-Qur'an,dan menjelaskan faedah yang lain,yaitu yang dikatakan oleh ALLAH setelah menggenggam bumi dan mengulung langit.Rasulullah bersabda:>> Dalam Shahih Muslim dari Abdullah bin Umar,berkata: Rasulullah :ALLAH menggulung langit pada hari kiamat,kemudian mengambilnya dengan tangan kanan-Nya, kemudian berkata: Aku adalah raja,di mana orang-orang yang sombong,?..Kemudian menggulung bumi dengan tangan kanan-Nya yang lain,kemudian berkata: Aku raja,dimana orang-orang yang sombong,?>>> (HR.Muslim)

Dari Abdullah bin Mas'ud bahwa seorang Yahudi datang kepada Nabi dan berkata:Wahai Muhammad,sesungguhnya ALLAH memegang langit dengan jari,dan bumi dengan jari,dan gunung dengan jari, dan pohon dengan jari, dan semuah makhluk dengan jari,kemudian berkata: Aku raja,maka Rasulullah tertawa hingga kelihatan gigi taringnya,kemudian membaca : >> (QS.Az-Zumar: 67 ).

Menggenggam bumi dan mengulung langit ini terjadi setelah ALLAH memusnahkan hamba-Nya.Ada yang mengatakan bahwa sesungguhnya sang penyeru memanggil setelah makhluk dikumpulkan di atas bumi yang putih seperti perak,belum ditempati bermaksiat kepada ALLAH.Ini dikuatkan oleh Abu Ja'far An_Nashhas,ia berkata:Pendapat ini Shahih dari Ibnu Mas'ud,dan ini tidak termasuk hal yang bisa diambil dari kiyas dan ditakwikan.

Qurthubi berkata: "Pendapat yang pertama lebih kuat,karena maksudnya adalah menampakkan bahwa Dia satu-satunya Zat yang berkuasa.Ketika orang-orang telah kehilangan pengaduan,karena semua raja terputus dari kerajaannya,dan semua orang yang sombong dengan kekuasaannya,dan telah terputus nasab dan tuntunanya,dan pendapat inilah yang lebih kuat. (Dalam kitab: Tadzkirat al Huffadz Al Qurthubi: 172 )



2..:)BUMI DIHANCURKAN DAN GUNUNG-GUNUNG DIHAMBURKAN.

ALLAH memberi tauh kita bahwa bumi yang kokoh,dan gunung-gunung yang tertancap,pada hari kiamat diangkat ketika ditiup sangkakala,lalu dibenturkan satu kali benturan ,Seperti dalam firman-Nya:>> (QS.Al-Haaqah: 13- 15 )

ALLAH juga berfirman dalam yang lain:>> (QS.Al-Fajr: 21 )

Ketika itu gunung-gunung yang kuat dan keras itu berubah menjadi pasir yang lembut:>> (QS.Al-Muzammil: 14 )

Yakni menjadi tumpukan pasir setelah sebelumnya merupakan babatuan yang keras,pasir yang berterbangan,yaitu: Apabila diambil sebagian maka yang lain akan mengikuti.Dan ALLAH memberi tauh ditempat lain bahwa gunung-gunung menjadi seperti bulu. sebagaimana firman-Nya :> (QS.Al_Ma'arij: 9 )

Dalam nash yang lain ALLAH mencontohkannya seperti bulu yang dihamburkan : >> (QS.Al-Qari'ah : 5)

Kemudian ALLAH menghilangkan gunung-gunung ini dari tempatnya,dan meratakan bumi hingga tidak ada padanya dataran yang tinggi,dan tidak juga yang rendah.Terkadang Al-Qur'an mengibaratkan dihilangkannya gunung-gunung dengan menjalankannya,di tempat lain dengan menghancurkannya. Seperti dalam firman-Nya:>> (QS.At-Takwir: 3 ),,juga dalam firman ALLAH yang lain:>> (QS.An_Naba: 20 )

>> (SQ.Al-Kahfi: 48 )

Yakni rata,tidak ada yang tinggi dan tidak ada yang rendah,sebagaimana ALLAH berfirman:>> (QS.Thaha :105-107 ).



3..:) LAUT DULUAPKAN DAN DIPANASKAN.

Adapun laut yang menutupi sebagian besar bumi kita,dan hidup didalamnya berbagai makhluk hidup,dan kapal-kapal berlayar diatasnya pergi dan kembali,pada hari itu akan diluapkan.Kita telah mengetahui pada zaman sekarang tentang kedahsyatan besar yang ditimbulkan oleh meledaknya atom kecil yang lebih kecil dari atom air.maka bagaimana dahsyatnya apabila diluapkan lautan yang besar ketika itu laut dipanaskan dan menyalakan api.Anda bisa membayangkan lautan yang luas dan lebar tiba-tiba menjadi benda yang bisa menyala,bagaimana pemandangannya,?...dan nyala api naik ke tengah angkasa. ALLAH berfirman:>> (QS.Al-Infithar:3 ) dan juga firman ALLAH menyatakan:>> (QS.At-Takwir : 6 ) Para ahli tafsir terdahulu berpendapat bahwa maksud dari diluapkannya lautan adalah pecahnya sisi-sisinya dan hilangnya sekat pemisah di antara lautan dan bercampurnya air tawar dengan air asin,hingga menjadikan satu lautan.Dan yang kami sebutkan lebih jelas dan lebih dekat karena meluapkan dengan makna yang kami sebutkan lebih sesuai dengan memanaskan,,Wallahu a'lam bis shawab.



4..;) LANGIT BERGUNCANG DAN TERBELAH

Adapun langit kita yang indah dan biru yang bila kita melihatnya dada menjadikan lapang dan hati menjadi gembira,ia bergoncang dengan sangat keras.

ALLAH berfirman : >> (QS.At-Thur: 9 ) Kemudian ia pecah dan terbelah. Seperti dalam firman-Nya:>> (QS.Al-Infithar; 1) Dan diantara firman-Nya Yang lain:>> (QS.Al_Insyiqaq: 1-2 ) Ketika itu menjadi lemah sama seperti sebuah istana megah, bangunannya kuat, tiang-tiang nya kokoh, ketika terkena gempa anda lihat setelah ia kuat menjadi roboh dan retak. Allah berfirman : >> QS Al Haaq:16. Ada pun warna langit yang hijau nan indah akan hilang pada hari itu langit berwarna warni sebagai warna cat, satu kali merah lain kali kuning, hijau dan ungu sebagaimana firman Allah: >> QS Ar Rahman: 37. Telah dinukil dari Ibnu Abbas bahawa pada hari itu langit menjadi seperti bunga kuda. Sebagaiman dikatakan oleh Al Bahawi pada musim semi berwarna kuning, dimusim dingin warna merah apabila dingin semakin menjadi warna nya berubah. Al Hasan Al Basri berkata tentang (menjadi merah mawar seperti kilap minyak) yakni mejadi berwarna warni.

5..: ) DIGULUNGNYA LANGIT DIHAPUSKAN NYA SINAR BULAN DAN BERJATUHANNYA BINTANG BINTANG.

Adapun matahari kita lihat terbit setiap hari lalu memenuhi bumi dengan cahayanya dan memberikan kita sinar dan energi yang sangat dibutuhkan oleh mata dan badan kita,dan apa yang melata diatas bumi dari makhluq hidup dan tumbuhan yang yang tumbuh diatas nya, maka ia akan digulung dan hilang sinar nya, sebagaiman firman ALLAH:>> ( QS At Takwir: 1.) Menguluing meunurut orang arab adalah mengumpulkan sesuatu, dimana sebagian nya berada diatas sebagian yang lain. Kalau matahari dikumpulkan sebagianya atas sebagian maka hilang sinarnya. Adapun bulan ynag kita lihat diawal setiap bulan sebagai bulan sabit kemudian bertambah dan sempurna sehingga menjadi purnama yang indah nan molek. Para penyair bersenandung dengan keindahannya dan menemani orang-orang musafit ketika mereka berjalan diwaktu malam, maka akan hilang sinarnya seperti firman ALLAH : >>.( QS. Al Qiayaamah: 7-8). Adapun bintang bintang yang bertebaran dilangit yang hijau gugusan nya menjadi lepas, maka bertebaran dan berguguran seperti dalam firman-Nya:>>. (QS: Al-Infithar: 2.)

*****SEMOGGAH MENJADI RENUNGAN BUAT KITA DALAM MENINGKATKAN IMAN DAN TAKWA*************WABILLAHI TAUFIK WAL HIDAYAH,WASSALAMU'ALAIKUM WA RROHMATULLAHI WA BAROKAATUH........Salam ukhuwah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami