Laman

Dompet Donasi Blog
Kumpulan Artikel Islami

No Rek : 046-10-45-234

A/N : Budi Darmawan

***TIDAK MEMBOIKOT DAN MENJAUHI SAUDARA-SUDARANYA SESAMA MUSLIM (Part.1)***

Written By Ummu Marwah on Minggu, 08 April 2012 | 23.03

 
Oleh Ummu Marwah 12 Mei 2011






Seorang muslim yang baik memahami hukum-hukum agamanya,tahu bahwa Islam yang mengajak kepada kecintaan,menjalin hubungan dan saling kasih.Ia juga yang mengharamkan saling benci,memutuskan hubungan dan saling menjauhi,dan menjelaskan bahwa orang-orang yang saling mencintai tidak dipisahkan oleh kesalahan dan kekhilafan yang terjadi;hal ini karena ikatan cinta berdasarkan ALLAH lebih kuat sehingga tidak di putuskan oleh dosa pertama yang dilakukan salah satu dari keduannya,Rasulullah telah bersabda:> (HR.MUSLIM)



Akan tetapi,Islam juga tidak mengenyampingkan tabiat jiwa manusia,dan bahwa ia bisa berpengaruh dengan kemarahan dan berubahnya perasaan dikala lemah.Maka Islam menetapkan batas waktu yang memungkinkan kemarahan bisa padam,dan emosi bisa redah,serta mengharamkan kepada umat Islam yang bersengketa melewati masa ini,dan salah satu atau keduanya tidak cepat berdamai,dan akrab kembali.



Dalam hal ini Rasulullah bersabda:> (Muttafaq alaihi)



Seorang muslim yang baik yang memperhatikan nash ini, tidak akan sabar menjauhi saudaranya dan bertikai dengannya apa pun sebabnya,akan tetapi ia segera mengucapkan salam padanya dan menjabat tangannya.

Karena yang terbaik diantara keduannya adalah yang memulai mengucapkan salam,kalau saudaranya menjawab salamnya maka kedua-duanya mendapat pahala berdamai,kalau tidak dijawab,maka orang yang mengucapkan salam telah terlepas dari dosa memutuskan hubungan,dan yang menolak menjawab salam yang tetap mendapat dosa.

Inilah yang dijelaskan oleh hadits Abu Hurairah yang mengatakan:"Aku mendengar Rasulullah bersabda:> (HR.BUKHARI)

Semakin lama masa bermusuhan dan saling menjauh,maka dosanya semakin banyak dan kesalahannya semakin bertambah besar,dan ancaman bagi kedua orang yang bermusuhan dan bertikai,Nabi telah bersabda:> (HR.BUKHARI)

Sistem pendidikan Islam dalam mendidik jiwa,tegak atas saling mencintai.saling mendekati dan menjalin keakraban.Oleh karena itu tidak saling membenci,tidak saling hasut dan tidak saling menjauhi dalam kehidupan seorang muslim yang sejati.

Bagaimana mungkin akhlak yang rendah ini terjadi dalam kehidupan seorang muslim,sedangkan suara Nabi menuangkan dalam pendengarannya sistem akhlak yang paling indah yang dikenal manusia sejak adanya manusia di muka bumi dengan sabdanya:> (HR.MUSLIM)



Dan dalam sabdanya:> (MUTTAFAQ 'ALAIHI)



Dan dengan sabdanya:> (HR.MUSLIM)



Seseorang muslim yang memperhatikan ajaran Nabi ini memuat semua akhlak-akhlak mulia yaitu mencintai,mengasihi dan bersaudara,serta tidak akan menyimpan permusuhan,kecuali apabila di hatinya ada penyakit,tabiatnya keras,dan fitrahnya tidak lurus.

Dari sini datang ancaman keras bagi orang-orang yang kasar dan keras,yang menyimpang dari ajaran Islam yang lurus,yang menghalangi dirinya dari keceriaan,dengan tetap bersihkeras menjahui saudaranya,mengancam mereka di akhirat,sehingga menghalangi mereka dari rahmat dan ampunan ALLAH,dan menutup pintu surga bagi mereka,dalam sabda Rasulullah:> (HR.MUSLIM)



Seorang sahabat terkemuka Abu Darda' berkata:> (HR.BUKHARI)



Ini adalah pandangan yang mendalam bagi roh agama,ini yang berdiri tegak diatas persudaraan dan kecintaan dari sahabat besar ini,yang menjadi kepercayaan Rasulullah dalam berpikir yang baik dan pemahaman yang mendalam.Beliau melihat bahwa saling membenci manghapuskan amal,menghilangkan pahala,dan merusak kebaikan,dari sini maka mendamaikan antara dia dan orang muslim yang memutuskan hubungan dan saling membenci menghapuskan kebaikan yang diperoleh dalam ibadahnya.



**PEMAAF**



seorang muslim yang baik apabila merasa marah kepada saudaranya ia menahannya,kemudian tidak gengsi segera memaafkannya,menutup mata dari kesalahannya,ia tidak merasa hina dalam memaafkan sudaranya ,dan tidak merasa aib,akan tetapi ia melihat bahwa itu adalah suatu perbuatan baik yang mendekatkan dirinya kepada ALLAH,dan mendapat kecintaan ALLAH yang khususnya bagi hamba-hamba-Nya yang berbuat baik,sebagaimana dalam firman-Nya:> (QS.AL-IMRAN ;134 )



Terkadang orang yang menahan amarahnya, akan tetapi rasa dengki dan permusuhan menyala di dadanya,sehingga kemarahannya berubah menjadi rasa dendam.Kemarahan lebih bersih daripada dengki dan dendam.

Adapun seorang muslim yang baik yang jiwanya telah mendapat siraman ajaran agama ini,maka ia tidak dengki dan iri hati,bila ia menahan amarahanya,disertai dengan memaafkan,sehingga termasuk orang-orang yang berbuat baik.

Kemarahan adalah beban berat bagi jiwa ketika di tahan,dan percikan api yang menjilat hati.

Namun apabila memaafkan,maka ia telah melepaskan diri dari beban,dan keluar keufuk cahaya,dingin bagi hati,damai dalam dada, inilah perasaan berbuat baik yang dirasakan oleh seorang muslim ketika memaafkan saudaranya.

Seorang muslim sejati mempunyai sifat pemaaf terhadap saudaranya,ia tawadhu' terhadap saudaranya,dan memaafkannya karena ALLAH,mengharapkan derajat yang tinggi disisi-Nya,sebagaimana diisyaratkan oleh Rasulullah dalam haditsnya:> (HR.MUSLIM)



Itulah kemuliaan dan derajat yang tinggi dari ALLAH,yang berkumpul dengan insan yang merupakan sifat seorang muslim yang pemaaf,sehingga ia termasuk orang-orang yang berbuat baik yang dicintai oleh ALLAH,dan orang-orang yang mulia yang dicintai oleh manusia.

Tidak ada tempat bagi sifat dengki dan irih hati di hati seorang muslim yang berpersaan halus,yang memahami ajaran agamanya, yang tersentuh dengan sentuhan-sentuhan-Nya di dalam hatinya;Hal ini karena ia tauh nilai memaafkan dan kesucian hati dalam ampunan ALLAH kepadanya,sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah dalam sabdanya:> (HR.BUKHARI)

((Semoggah bermanfaat dalam meningkatkan iman dan takwa.....wabillahi taufik wal hidayah,,,,Assalamu'alaikum warrahmatullahi wa barakaatuh.....
Salam Ukhuwah.))......Insyaallah nanti di sambung lagi.

0 komentar:

Poskan Komentar

Backlinks Otomatis Ummu Marwah

Ingin Link anda nonggol disini silahkan copy paste link Ummu Marwah dibawah ini ke blog anda setelah itu klik link Ummu Marwah dari blog anda dan lihat hasilnya link anda otomatis nempel disini selamanya
Kumpulan Artikel Islami